Bhagavad Gita

Bhagavad Gita

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2023
Tuan, puan ingin sebarkan warita. Dalam penghujung senja yang menawan, dibawanya kabar mengejutkan juga menyakitkan. Kabar mengejutkan itu tuan terima dengan lapang. Bertanya mengapa puan tak bicara dari awal hingga akhirnya wacana terlisan "tak apa tuhan kirimkan anugerah untuk kita." Kalakian, penguhujung senja nan asing, bawa tuturan jadi tikai. Perihal sakit yang harus diterima, perihal keadaan yang bawa isak. Tuan ini tetap inginkan jadi penompang, sembunyikan sedan dalam dinginnya angin malam. Akira, sang puan luluh lantak bagaikan kaca yang jatuh, sedang tuan terus usahakan buat puan kembali utuh tanpa ingat bahwa keping diri mulai luruh. Lee JenoXOC
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksa Amerta
  • My Page - Complete
  • Posesif-nim | JENO KARINA
  • Dark Light
  • Sadewa (END)
  • [✔] 1. Love Talk
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓
  • NCT Vampire [Jeno Harem] ✓

"Kamu tahu, sejak kecil aku jatuh hati dengan laut. Laut seperti candu untukku. Tapi sejak kejadian itu, laut menjadi terlihat mengerikan dan penuh dengan misteri. Sehingga aku tidak lagi berani untuk menyelaminya terlalu dalam. Sama kayak kamu. Aku sudah (berhasil) jatuh hati denganmu, namun kini aku hanya bisa sampai di batas wajarku saja. Sebab kamu kembali menjadi misteri buatku." - Ashana Aruna. "Bagaimana jika yang dirindukan adalah orangnya? Bukan kenangannya?" - Aksara Rajendra. "Jika yang bisa kamu rindukan hanyalah seseorang tanpa kenangannya, maka sekarang 'kita' hanyalah fatamorgana yang tak kunjung usai. Sebab tanpa kenangan, 'kita' akan tetap menjadi asing." - Ashana Aruna. Aksara terdiam mendengar perkataan Aruna. Jauh di lubuk hatinya, ia merasa seperti merindukan seseorang. Tapi sayang, sampai sekarang ia masih tidak bisa mengingat siapa orang yang selalu dirindukannya itu. Kecelakaan kapal pesiar yang ia tumpangi setahun yang lalu, membuatnya hilang ingatan. Seperti manusia yang terlahir kembali. Ia berubah 360° bahkan melupakan tunangannya sendiri, Ashana Aruna. Aruna ikut terdiam. Hening beberapa saat. Berada di samping Jean masih terasa hangat seperti dulu. Untuk yang kesekian kalinya, Aruna tidak ingin egois. Ia tidak ingin memaksa Jean untuk mengingatnya, sebab ada perempuan lain yang sekarang juga tengah menanti kepulangan seorang Aksara Rajendra. "Sepertinya semesta memang tidak menginginkan epilog untuk prolog yang telah terjadi antara kita, aku pamit ya Jean." ucap Aruna tersenyum tulus.

More details
WpActionLinkContent Guidelines