Bhagavad Gita

Bhagavad Gita

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2023
WpInfo
Fanfic
NCT
Tuan, puan ingin sebarkan warita. Dalam penghujung senja yang menawan, dibawanya kabar mengejutkan juga menyakitkan. Kabar mengejutkan itu tuan terima dengan lapang. Bertanya mengapa puan tak bicara dari awal hingga akhirnya wacana terlisan "tak apa tuhan kirimkan anugerah untuk kita." Kalakian, penguhujung senja nan asing, bawa tuturan jadi tikai. Perihal sakit yang harus diterima, perihal keadaan yang bawa isak. Tuan ini tetap inginkan jadi penompang, sembunyikan sedan dalam dinginnya angin malam. Akira, sang puan luluh lantak bagaikan kaca yang jatuh, sedang tuan terus usahakan buat puan kembali utuh tanpa ingat bahwa keping diri mulai luruh. Lee JenoXOC
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • My Page - Complete
  • Sadewa (END)
  • POLARIS
  • HI (EX) BOYFRIEND! - NOREN (DONE)
  • MAZE | LEE JENO✔️
  • Posesif-nim | JENO KARINA
  • [✔] NIKAH-LEE JENO
  • Hidup | Lee Jeno [TERBIT]

Netta mengerjapkan kedua matanya. Mencoba mencerna kalimat yang baru saja dilontarkan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya itu. Kali ini, jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya. Netta menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih di genggam laki-laki itu. Perlahan namun pasti, ia melepaskannya dengan canggung. Tapi laki-laki itu malah semakin mempererat, menahan tangannya untuk lepas. "ya?" tanyanya lagi, dengan senyum manis tercetak di wajahnya, membuat matanya menyipit membentuk garis. Netta berdeham sejenak, lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya. Ia menatap laki-laki itu lama. "kenapa? Kenapa gue?" Dalam hati ia merutuki jantungnya yang berdebar semakin kencang dan ia berharap laki-laki itu tidak mendengarnya. Otot tangannya mulai tidak berfungsi lagi, susah sekali untuk menarik tangannya lepas dari genggaman tangan laki-laki itu. Genggaman laki-laki itu sungguh membuat Netta sulit untuk berkutik. Dan sekarang otaknya jadi lambat mencerna kalimat yang di ucapkan laki-laki itu. "karena gue maunya lo" [Penggunaan karakter visual tokoh dalam cerita fiksi ini bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi semata-mata untuk kecintaan penulis dengan sang idola] Pict from Pinterest Created by Kavilyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines