Lauterbrunnen in Memories [END]

Lauterbrunnen in Memories [END]

  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 21, 2026
Waktu kecil, Aylin memiliki impian ingin pergi ke negeri dongeng dan bertemu pangeran tampan. Hingga pada akhirnya, dia menikah dengan pangeran itu dan hidup bahagia selamanya. Di usianya yang menginjak dua puluh satu tahun, Aylin mewujudkan impiannya ke negeri dongeng di dunia nyata, menurutnya. Tempat itu adalah Desa Lauterbrunnen, Swiss. Satu lagi impiannya yang belum terpenuhi. Yaitu, bertemu dan menikah dengan pangeran tampan. Namun di tempat itu, Aylin bertemu seorang laki-laki berkebangsaan Indonesia yang menghabiskan waktu bersamanya selama di Desa Lauterbrunnen. Namanya Tirta Amarta. Laki-laki berbakat yang bersahabat dengan warna, kuas dan kanvas. Juga laki-laki yang melukis wajahnya dengan latar pemandangan Air Terjun Staubbach. Lukisan wajahnya itu membuat Aylin merasa ada yang tidak beres dengan perasaannya.
All Rights Reserved
#273
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Dateline [END]
  • Be My Wife
  • Silent Traces by the Sea
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines