We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pueri

Pueri

  • WpView
    Reads 1,158
  • WpVote
    Votes 173
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 16, 2022
WpInfo
Fanfic
BTS
Tidak selamanya Jeongguk akan hidup, dirinya memerlukan seorang anak untuk menjadi penerusnya. Namun tidak mau harus terlibat cinta yang membingungkan. Dengan terpaksa membayar orang untuk hamil anaknya adalah jalan satu-satunya. Top!Jk, Bot!Tae Older!JK 21+ mature content mpreg blood lil angst
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Do Me Right || MPREG ✅
  • Gw Hamil ?! ✔️
  • Smeraldo [kth + jjk]✓
  • ||My President School||
  • OBSESSION ; vkook
  • Baby Lion | kookv ✔️
  • Another World | kookv ✔️
  • Hyuckno Mpreg Birth
  • LASSITUDE (TAEKOOK) - COMPLETED

𝐓𝐢𝐭𝐥𝐞 : 𝐃𝐨 𝐌𝐞 𝐑𝐢𝐠𝐡𝐭 𝐑𝐚𝐭𝐞 : 𝐌 𝐀𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫 : 𝐣𝐬𝐮𝐡𝐞𝐥𝐥 𝐒𝐲𝐧𝐨𝐩𝐬𝐢𝐬 : Thanks to Jacob, hidup Revan berbalik seketika. Thanks to Jacob, masa remaja Revan terenggut begitu saja. Thanks to Jacob..... Revan tidak punya harapan lagi. Jacob benci wanita. Ia benci anak - anak. Setelah apa yang terjadi pada mendiang kakaknya, Jacob phobia terhadap hal - hal yang berhubungan dengan kehamilan. Wanita dan anak - anak. Itu yang menjadi alasan mengapa selama ini ia tidak menyukai wanita Hidupnya hanya seputar pekerjaan. Itu sebelum ia bertemu dengan Revan, remaja yang berhasil membuat hatinya bergetar hanya dengan menatap matanya. Revan memiliki hidup yang sempurna. Berkat keluarganya ia bisa menikmati hidupnya seakan hidupnya itu jalangnya. Tidur dengan wanita yang berbeda setiap hari adalah hal terindah yang biada ia nikmati. Semua itu dirampas begitu saja oleh seorang Maverick. Jacob Maverick. Kini tiada hari tanpa Jacob. Revan memang bukan seorang gay seperti Jacob namun Revan juga manusia, yang bisa merasakan nyaman akibat terbiasa. Namun disaat ia sudah terlalu nyaman... Kesialan kembali memihaknya. "Ada apa?" "A-aku...aku..." "Kemarilah. Ada apa hm?" "I-itu.." "Apa?" "Aku hamil."

More details
WpActionLinkContent Guidelines