KALA [ ✔ ]

KALA [ ✔ ]

  • WpView
    Reads 497,057
  • WpVote
    Votes 45,479
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Apr 10, 2025
Dia--Kala de Trevas, si pirang berwajah peri dengan sifat layaknya setan kecil. Merubah para monster Trevas bagai budak cinta adalah keahlian seorang Kala. " Jika sudah sayang tidak bisa ditinggal. Kau periku, kesayanganku. " Vernon de Trevas. " Di Rusia... Aku merindukanmu. Kurasa akan lebih baik jika menuangkannya dalam sebuah lagu. Itu sebabnya lagu-My Little Sun-muncul. Haha... Sialnya, aku semakin merindukanmu, Kala. " Levi de Trevas. " Aku menyukai semua yang kau buat. Don't waste ur time hanya untuk melihatku marah. Itu melelahkan." Velo de Trevas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAREAPADA [Revision]
  • KYLER (My Crazy Brother)
  • Ervan [End🤎]
  • ASKA (New Version)
  • Protektif Overdosis [Brothership] [END]
  • ALVASANDRA
  • Lagniappe (END)
  • Youngest de'Trevas

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025©AISA

More details
WpActionLinkContent Guidelines