Story cover for SELENOPHILE by Indah917
SELENOPHILE
  • WpView
    LECTURAS 238
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 238
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado dic 01, 2021
Pernahkan kamu menyukai seseorang? Bagaimana jika dia bersikap dingin padamu? Akankah kamu menyerah atau dengan brutal memperjuangkannya? Lalu bagaimana jika kedekatan yang kamu harapkan malah mengubah hal besar dalam hidup mu? Pernahkah kamu membayangkan hal itu? Atau tidak pernah terlintas sama sekali.
                                   
                                  





                                 And here we go


                                                 •
                                                 •
                                                 •
                                                 •
                                                 •




"Cih. Kenapa? Gak sekalian lo ngadu ke dia, gue udah make lo berkali-kali hah?"

"Lepasin... ini sakittt"

"Gue malah pengen liat lo lebih sakit dari ini"

"Anjing! Lo tuh cuma bawahan osis jadi gak usah sok berkuasa!"

"Liat aja bakal gue tunjukin gimana gue berkuasa penuh atas diri lo!" 
--
"Teriak za. Teriak sepuas lo. Bentar lagi lo cuma bisa pasrah dan nangis di bawah gue"
--
"Cewek belagu kek lo emang pantes di perlakuin kek gini HAHAHAHAHAH"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir SELENOPHILE a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#13kecanduan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ON SIGHT (Completed) de prlstuvwxyz
59 partes Concluida
CERITA DIPRIVATE ACAK [Enaknya sih baca THE CLIMB dulu, biar makin nganu] Humor-Teenfiction March 11, 2018, Highest rank #4 in Humor. "Lagi serius malah ngakak )':" "Btw ceritanya seru ka, bikin ngakak bacanya" "Hem makin lama makin geregetan nih cerita" "Tapi meskipun udh diulang-ulang bacanya tetep ngakak ya" "Mantap kak. Kocak habis sampek kyak orang gila ane dirumah ktawa2 sma hp" "Di setiap part ada aja kata-kata yang buat aku ngakak sendiri mantap om." "Sungguh teganya engkau udah buat gue nangis" "Bikin kepo bener" "Bisa aje lu pada bikin ngakak malming gini lagi.. baper qwe mah. Alip mkin kocak" "Sumpah ya lip bikin sakit perut lo, ketawa ngakak" "Mendebarkan" "Keren ,lucu, bikin ngakak, bikin anak orang baper pokonya mantap" "Seruuu banyak humor nya aku sukaa" "LUCUUUUUUUUUUUUUUUUU banget pake d. Abis baca cerita ini bisa buat mood jd bagus. "keren..gaul abis.authornya kreatif lanjutkan bakatmu kaka" "Good story" "Nyesek banget baca part ini" "Kejang-kejang gue baca episode ini" "Tolong ini baper udah level paling atas:)" "Njir, gue gak tenang bacanya karna sambil ngakak masa?" Ini hanyalah sebuah kisah klasik antara Rafka Garabaldi---anak PA (Pecinta Alam) dan Alyviah---anak PA' (read:peak). Dalam kamus pendakian, On Sight adalah pemanjatan satu kali berhasil pada satu jalur. Silahkan kalian hubungkan sendiri cerita ini dengan istilah itu setelah membaca nanti. Semoga ada hubungannya ya, karena kalau 'tidak ada hubungan' itu---pedih apalagi tidak dianggap oh sungguh sakit tak bernanah. Tapi, kalau memang tidak ada hubungan, mau dikatakan apalagi kita tak akan pernah satu... "Tunggu saja waktu di mana Gunung Merapi lelah meletus mengeluarkan lahar panasnya dan waktu ketika Gunung Es luluh lantak karena meleleh." -On Sight- Selamat membaca cerita ini, semoga senang. Kuikut senang jika kalian bisa baper dan tertawa dalam waktu bersamaan. Awas ketagihan! Bijaklah dalam membaca :) Palembang, 22 Oktober 2017
Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia] de shazzy1612
48 partes Concluida Contenido adulto
DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing. Prolog Pertama kali Ling bertemu Orm, usianya enam tahun. Ia bersembunyi di balik kaki ibunya di sebuah kafe yang ramai, penuh dengan aroma kopi segar yang menyelimuti udara. Itu adalah tempat favorit orang tuanya, meski Ling sendiri jarang memperhatikannya-hingga hari itu tiba. Orm, seorang gadis kecil dengan celemek yang kebesaran, berdiri di belakang meja kasir dengan bertumpu pada ujung jari kakinya, menyusun paket gula dengan penuh konsentrasi. Ia mendongak, menatap mata Ling, lalu tersenyum lebar. "Mau bantu?" tanya Orm, sambil menyodorkan satu paket gula. Ling ragu. Ia belum pernah diajak melakukan hal yang begitu biasa sebelumnya. Tapi nada hangat dalam suara Orm terasa berbeda dari sapaan sopan yang biasa ia dengar. Sejak saat itu, Ling dan Orm tak terpisahkan. Perbedaan di antara mereka tak pernah menjadi masalah. Ling dengan gaun desainer dan mobil antar-jemputnya, sementara Orm dengan pakaian sederhana, selalu beraroma kopi dan roti panggang hangat. Mereka membangun dunia mereka sendiri di dalam kafe kecil itu, berbagi rahasia, impian, dan tawa. Tapi ada hal-hal yang tak pernah terucap. Orm tak pernah memberitahu bahwa jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali Ling tersenyum padanya. Dan Ling? Ia tidak menyadari apa pun. Ia percaya bahwa takkan ada yang berubah di antara mereka. Hingga hari saat ia jatuh cinta pada orang lain.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
The Kidnapper  cover
Miracle (SELESAI) cover
Marriage Contract(LingOrm) E-book cover
Menunggu Senja (Selesai) cover
AURA !!! (Ormling x lingorm) cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
ON SIGHT (Completed) cover
Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia] cover

The Kidnapper

11 partes Concluida

[BIG REVISION] + [FAST UPDATE] "Karena hidup tidak akan selalu seperti apa yang kau inginkan" Kau tahu setelah semua ini, kata-kata itulah yang paling dan selalu aku ingat. Terkadang ini menyakitkan saat kau tahu 'dia' datang dengan cara yang salah, di waktu yang salah, dan dengan semua hal yang dibawanya adalah salah. Saat kau mencintai seseorang dan dia hanya mempermainkan mu Saat semua terasa hancur dan saat itu juga 'dia' datang dengan cara yang salah, yang membuat semuanya semakin hancur Tapi saat 'dia' mencoba untuk memperbaiki semuanya, memperbaiki hati yang telah hancur ini. Akankah 'dia' berhasil? Semua ini berjalan begitu saja tanpa dapat kita ketahui apa yang akan terjadi berikutnya. Dan aku pun tak tahu apa yang akan terjadi. Akankah aku memaafkan nya atau tidak? Karena seperti semua orang mengatakan "Sekalinya kau meremukkan sebuah kertas, dia tidak akan bisa kembali seperti semula" Namun di sisi lain sebuah pendapat bertolak belakang mengatakan "Karena cinta yang tulus adalah obat segalanya" Kau tahu hidup itu sulit begitu juga cinta. Kita sama - sama tidak akan pernah dapat mengetahui apa yang akan terjadi. Entah mengapa 'hidup' dan 'cinta' bagaikan sesuatu yang tidak terpisahkan dan tidak bisa ditebak seperti dalam sebuah "PUZZLE" --- It's hard when u start to talk about it. So just see what will happen.. WELCOME TO MY LIFE