Terpaksa Jadi Istri Kedua

Terpaksa Jadi Istri Kedua

  • WpView
    Membaca 8,420
  • WpVote
    Vote 799
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 3, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Saya mohon Aliya, jadilah istri kedua saya, saya tidak bisa meihat istri saya terus menangis." Aliya mendengus kesal, apakah laki-laki bernama ilham ini tidak punya otak?! Ya ya ya, semuanya memang demi istri tercintanya, kan sudah dibilang dirinya hanya akan dijadikan mesin pembuat anak. *** Aliya benar-benar syok, ia tidak menyangka ucapannya di pagi hari langsung dikabulkan hari itu juga. "Kalo pun nikah gue lebih baik nikah kontrak aja, gue gak mau dikhianati pas lagi sayang-sayangnya, gak papa lah jdi istri kedua juga haha." Siapa sangka hal itu kini jadi kenyataan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#469
nikahkontrak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Halycon
  • The Summer Lives On [COMPLETED]
  • AKU (BUKAN) ISTRI SIMPANAN [END]
  • TRAUMA!
  • Angel To Raya (END)
  • Can I have you, Mas
  • Luka Hati Diandra  ✔ (KBM & KARYAKARSA)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
Halycon

Kayaknya, menikah itu ga harus deh... Buat apa gue nikah kalau ujung-ujungnya berantem, saling ejek-ejekan. Nyatuin dua kepala kan ga mudah! apalagi ketemu mertua yang kata orang-orang lebih serem daripada hantu. Aduuuuh, ga kebayang deh. Hidup udah susah ga usah di tambah ribet sama hal-hal begitu deh. Pemikiran bodoh yang beberapa tahun lalu terlintas di pikiran itu teringat lagi oleh Sasa. Ia hanya tersenyum mengingat betapa hidupnya terasa jungkir 180 derajat. Ia yang merasa tidak memiliki rumah tiba-tiba mendapatkan kebahagiaan yang tidak pernah dia bayangkan. Jungkir balik dunianya memberikan cerita hidup yang tidak akan bisa ia lupakan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan