Prilly Love Story

Prilly Love Story

  • WpView
    Reads 144,751
  • WpVote
    Votes 5,418
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2015
Apa Salah Bila Seseorang Mencintai Sahabat Sendiri ?? Apa Salah Prilly Mencintai Sahabatnya Sendiri, Ali. Terjebak Di Area Persahabatan (FRIEND ZONE) bukan lah hal Yang Menyenangkan Bukan??, Itulah Yang Di Alami Prilly. Memperjuangkan Cintanya Untuk Ali, Walaupun Ali Menganggapnya Tak Lebih Dari Sekedar Sahabat. Di Saat Prilly Sudah Menyerah Atas Cintanya Pada Ali Dan Saat Itu Juga Ke Ajaiban Datang Ali Mulai Mencintai Prilly. Apakah Ali Akan Memperjuangkan Cintanya Seperti Prilly Meperjuangkan Cintanya ?? Apakah Mereka Akan Bersatu ??
All Rights Reserved
#168
aliandosyarief
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Karena cinta (TAMAT)
  • PRILLY'S SECRET
  • TEMAN TAPI MENIKAH (shortstory) ✅
  • Don't You Remember (END)
  • Sahabat Hidup ✔
  • Malaikat Terindah
  • Si Cupu Pujaan Hati
  • Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END-

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines