We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Terpaksa Berpisah

Terpaksa Berpisah

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sebelum membaca jangan lupa Follow yaa, jangan lupa vote dan komen sebanyak banyaknya.. Yuk selamat membaca.. PROLOG Asha Nur Asyifa adalah anak remaja yang masih berusia 16 tahun. Kata orang di usia itu jika bertemu dengan laki-laki yang di cintai nya maka hubungan itu akan berlanjut hingga ke masa depan. Akan tetapi itu tidak terjadi untuk Asha, justru ia selalu di hantui dengan bayangan masa - masa indah nya. Ketika menginjak usia remaja ia mengalami hal-hal yang membuat dirinya kehilangan kendali. Ia mengalami kecewa dan terluka di hati yang paling dalam karena Ivan. Itulah pemuda yang membuat seorang Asha Nur Asyifa berubah total. Akibat hubungan yang tidak di restui oleh kedua orang tua nya, sebuah hubungan akan menjadi sangat rumit jika mereka tidak bisa menyelesaikan nya dengan baik. Di usia yang baru saja menginjak usia dewasa bagaimana mereka akan mengatasi nya. akan kah hubungan mereka bertahan lama? Atau hanya akan menjadi buih-buih angin saja?
All Rights Reserved
#134
cintakita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Argasha [ON GOING]
  • Sisi Hati yang Terbagi
  • Changing Antagonis (END)
  • You Just Remember that ' I love you
  • Pacar Halusinasi Ochi [SELESAI]
  • Resiko
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • ALLIANRA

[BUDAYAKAN FOLLOW DULU BARU BACA] Kisah dua remaja yang sama-sama memiliki keluarga yang tidak utuh. Luka dan kecewa sudah seperti lauk sehari-hari. Tetapi setiap manusia memiliki sudut pandang dan caranya masing-masing dalam menghadapi masalah. Begitupun dengan keduanya. "Gue benci takdir. Gue benci tuhan, Ga" Arga menggelengkan kepalanya, "Lo boleh marah, Lo boleh membenci takdir. Tapi tidak dengan penciptanya, Sha." "Lo gak tau betapa beratnya jadi gue, Ga! Lo gak tau gimana susahnya buat senyum! Lo gak tau, Ga." Lirih Asha. "Asha, asal Lo tau. Ada jutaan manusia di bumi, setiap orang punya masalah nya masing-masing. Dan gak sedikit juga yang lebih susah dari Lo." Arga menggenggam erat tangan Asha. "Ikhlasin. Belajar untuk ikhlas. Dekatin diri Lo sama tuhan, maka Tuhan akan menemani Lo disetiap langkah Lo. Trust me, Sha." . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines