Purnama Yang Memudar

Purnama Yang Memudar

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Blurb: Ini kisah seorang remaja lelaki yang kehilangan jati dirinya. Dia melupakan semua tentang dirinya dan hidup menjadi orang lain semata-mata hanya untuk orang tercinta. Sejak awal, kisahnya memang tidak menyenangkan. Semakin bertambah usia, dia jadi tahu bahwa kehadirannya tidak diharapkan oleh banyak orang. Hanya sang ayah yang mau menerimanya. Cahaya hidupnya semakin hilang kala satu per satu orang yang ia sayang pergi meninggalkannya. Satu-satunya cahaya yang ia miliki pun membuat luka di lubuk hatinya, menciptakan kebencian. Kini dia harus berjuang sendirian, berusaha keras menyelamatkan satu nyawa yang sangat ingin dia rasakan dekap peluknya. Bisakah ia bertahan dan mendapatkan apa yang diinginkannya?
All Rights Reserved
#899
winwin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • AFKARA [END]
  • Whispering Wind (republished) [END]
  • Di Antara Harapan dan Kenyataan
  • 🍂Rediscover True Happiness🍂
  • The Blooming Lady [completed]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  •  𝐅𝐈𝐗 𝐘𝐎𝐔: 𝐈𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐒𝐡𝐚𝐝𝐨𝐰𝐬 𝐨𝐟 𝐏𝐚𝐢𝐧(ᴊɢ)ᵉⁿᵈ ✔
  • Menyerah atau Bertahan?

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines