Journalyne

Journalyne

  • WpView
    Reads 558
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 7, 2026
Jantung Rosalyne berdetak lebih cepat, napasnya tercekat. Kini dia mengerti mengapa banyak orang menyebut Retoret sebagai sekolah yang berbeda. Sistem yang diterapkan di sini benar-benar menyimpang dari sistem sekolah yang ia kenal selama ini. "Tempat ini bukan sekolahan, melainkan mesin percetakan." Sejak pertama kali Rosalyne menjejakkan kaki di SMA Retoret, tidak ada yang terasa normal di sini. Bangunannya terlalu megah untuk sebuah sekolah biasa, sistem hierarkinya melenceng jauh dari norma manusia, organisasi siswanya bergerak seperti unit terlatih, dan pembagian kelasnya lebih mirip kasta daripada sekadar tingkat akademik. Semua terasa seperti jalur produksi. Masuk. Dinilai. Dipilah. Diproses. Jika Retoret adalah mesin, maka setiap mesin memiliki pola. Jika ini labirin, maka pasti ada pusatnya. Dan jika ada pusat, berarti ada jalan masuk. Jalan masuk selalu berarti ada jalan keluar. Bantulah Rosalyne untuk keluar dari labirin gelap tak berujung ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Belongs to the Male Lead
  • Tang & Chi
  • Warisan Gandari
  • Benang Kusut
  • I Became The Antagonist
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?
  • ALTARAYA
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • A Side Character's Rebellion

Asya ingat sekali malam itu, setelah selesai merevisi proposal skripsi dirinya langsung tertidur lelap di kamar kosnya dan mengapa pula bangun-bangun jiwanya malah terlempar masuk ke dalam novel?! Nasib sial menimpa Asya, alih-alih menjadi pemeran utama atau tokoh penting lainnya dirinya malah menjadi tokoh sampingan yang hanya sekali muncul dalam cerita dan berakhir mati karena memiliki rambut perak pembawa petaka. Karena tidak ingin mati secara sia-sia, Asya bertekad mencari pelindungnya dengan menjadi pelayan kepercayaan dari adik perempuan kesayangan pemeran utama pria. Asya merasa tidak mengacaukan alur cerita, dia hanya menghindari kematiannya tetapi mengapa pemeran utama pria justru menjadi terobsesi padanya?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines