Biodata | Renjun [END]

Biodata | Renjun [END]

  • WpView
    Reads 551
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 30, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Penyesalan memang datang di akhir, banyak orang yang bersedih saat sosok ceria itu pergi. Air mata terus mengalir dan isak tangis sang ibunda masih terdengar hingga larut malam, kehilangan sosok yang selama ini ia rawat, ia jaga dan ia didik dengan baik membuat hatinya remuk dan hancur menjadi kepingan tak berharga. Senyum manis, pipi gembul dan rambut halus itu tak bisa lagi ia rasakan, hari-harinya ia lalui dengan suasana suram tanpa tawa dan pelukan sang anak, berat sekali baginya untuk bertahan. "Bunda mau lihat kamu pake topi toga nak..."-Widia.
All Rights Reserved
#13
widia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • That's My Girl
  • Kisah Ku
  • The Return Of First Love
  • Happiness [End]
  • F dan Z  ( and )
  • Complete (END)

Tinggalkan cerita ini jika membuatmu lalai. "Aku yakin. Allah beri ini semua karena Allah udah siapin hal terindah setelah ini." -Rayyaza Shayla Danendra. "Izin sebut nama lo dido'a gue, ya. Gue siap kecewa kalau seandainya kita berdua gak bersama." -Habibil Alfa Ramadhan. Bunga itu... Telah mengering seiring berjalannya waktu. Tapi, tidaklah mungkin ia melupakan siapa yang memberi sekuntum mawar merah yang mulai menyoklat itu. "Selamat hari ibu untuk ibu dari anak-anak ku. Terimakasih sudah menjadi wanita hebat dihidupku, ya. Mawar ini, pertanda bahwa aku, sangat mencintaimu, " ujar laki-laki itu sangat manis. Sebuket mawar itu dipajang indah dilemari kaca yang tinggi. Harumnya begitu menyerbak, dan kelopaknya yang begitu segar. "Terimakasih,ya. Aku gak tau lagi mau ngomong apa selain terimakasih. Hanya kamu, laki-laki yang bisa menerima kekurangan ku. Terimakasih,ayah dari anak-anakku." Wanita itu menghapus air matanya yang mengalir dipipi ranum nya. -selamat membaca-

More details
WpActionLinkContent Guidelines