Biodata | Renjun [END]

Biodata | Renjun [END]

  • WpView
    Reads 550
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 30, 2023
Penyesalan memang datang di akhir, banyak orang yang bersedih saat sosok ceria itu pergi. Air mata terus mengalir dan isak tangis sang ibunda masih terdengar hingga larut malam, kehilangan sosok yang selama ini ia rawat, ia jaga dan ia didik dengan baik membuat hatinya remuk dan hancur menjadi kepingan tak berharga. Senyum manis, pipi gembul dan rambut halus itu tak bisa lagi ia rasakan, hari-harinya ia lalui dengan suasana suram tanpa tawa dan pelukan sang anak, berat sekali baginya untuk bertahan. "Bunda mau lihat kamu pake topi toga nak..."-Widia.
All Rights Reserved
#1
jarvis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PutriRaja
  • Marsella (1)
  • LOVE AND REVENGE (Missing Piece) - VERSI I
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Happiness [End]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Puing luka
  • Sang Pemilik[End]
PutriRaja

Semua mata menatap tak percaya padanya.Tatapan tajam seakan menghakiminya. Mereka yang dulu dekat dengannya sekarang menatapnya sinis penuh kekecewaan. Putri tetap berjalan pelan. Namun belum sampai di ruangan Nadia tangannya di cekal oleh Raja. "Mau ngapain lagi put? Mau nyakitin Nadia lagi? Belum puas ngeliat Nadia terbaring disana?", Suara Raja semakin meninggi. Tangannya masih mencekal tangan putri dengan keras membuat putri meringis menahan sakit. "A..ku..bukan aku.., tolong percaya aku Ja," Putri menatap memohon pada Raja dengan air mata yang membasahi pipinya. Dia mencoba mengenggam tangan Raja namun ditepis dengan kasar oleh Raja. "Pergi lo, jangan muncul lagi disini" Raja meninggalkan putri masuk ke ruang rawat Nadia. Putri terduduk di lantai dengan isak tangis yang semakin kencang. Tidak ada satupun yang percaya padanya, tidak satupun yang membelanya. Bahkan tidak ada satupun yang mau mendengarkannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines