"Re.... Ngantuk."
"Yaudah, tidur lagi sana!"
"Tapi mau cari nafkah dulu," gumam Axel kemudian menjauhkan tubuhnya dan membungkuk untuk mengecup perut Re yang berbalut tanktop. "Demi kau dan sibuah hati, terpaksa aku harus begini...." Senandungnya seraya mengelus perut rata Re dengan iseng.
"Ngaco! Sana cuci muka," titah Re sambil menekan telunjuknya di dahi Axel menyuruhnya untuk menjauh. Tapi Axel malah mengikis jarak diantara mereka dan mengurung Re dalam kukungan lengannya.
"Midnight kiss dong, istriku~~~" Wajah mengantuk Axel hilang entah kemana berganti seringai jahil dan kilatan yang sangat jelas terbaca di matanya.
"Suamiku sayang," Re merespon dengan mengalungkan lengannya di leher Axel, ia memajukan wajah dan berbisik di telinga lelaki itu, "... kerja dulu yang bener, baru minta upah!"
"Charger dulu baru kerja...."
.,.,.,.,.,.,.,
NOTE: HANYA TENTANG PASANGAN YANG HIDUP BERDAMPINGAN, TENTANG BAGAIMANA TAKDIR MENGALIR MENJALIN BENANG MERAH DI ANTARA MEREKA.