"bukan cinta mu yang tak terbalas hanya saja karena egoku. Kisah kita seperti ini. Maaf kau tak bisa mendengar sesuatu yang seharusnya kau dengar".
~tere A.n~
Namaku rere dan aku membenci lilin.
***
(Sampah otak) (typo)🙃
Hinaan 'sakit jiwa' tak pernah asing terdengar di telinga Jiandra. Terlebih, perkataan tersebut selalu terlontar dari mulut ibu kandungnya. Bukan tanpa sebab hinaan tersebut diutarakan, karena Liliana Devika-sang ibu dari Jiandra, menyimpan jejak masa lalu terburuk yang pernah ia lalui sendiri.
Paksaan terhadap ikhlas, puncak amarah, kebencian dan rasa lelah menyatu dalam kisah ini.
Jika tertarik, baca saja. Tetapi, jika sebaliknya, tinggalkan saja akun ini tanpa meninggalkan jejak kebencian.
[BELUM DIREVISI!]
❗DILARANG PLAGIAT❗
📌 Cerita ini murni hasil pemikiran author sendiri, jika ada kesamaan dari berbagai latar, nama tokoh, alur dan sebagainya adalah murni ketidaksengajaan.
Cover by: Pinterest