❗ {Mafia} ❗    (Taekook)

❗ {Mafia} ❗ (Taekook)

  • WpView
    OKUNANLAR 356
  • WpVote
    Oylar 7
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Oca 18, 2022
Jimin: cari yang nama nya Jeon Jungkook Setelah kau sudah dapat bawa Ke hadapan ku. . . . . . . Kim namjun: baik lah sayang Akan aku rencanakan dengan Cepat. . . . . . Jungkook: Tae tolong aku . . . . Teayung: kau sedang ada di mana sayang . . . . . Saat Jungkook ingin di tembak Oleh Jimin tiba-tiba ada seorang yang menghalangi Jungkook di hadapan Jimin Saat peluru-peluru di tembak . . . .
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Blood and Silence
  • falling with pretty eyes✅(jikook)
  • CRAZY OF MAFIA KIM  [Vsoo]
  • My Baby💚 / taekook
  • The Jerk Wants Me - KM.ᴱⁿᵈ [ Revisi ]
  • Snow Flowers / taekook
  • Master Psycho
  • You're Mine Jungkookie!

Semua orang tahu siapa Kim Taehyung. Ia bukan hanya pemimpin mafia terbesar di Asia, tapi juga dikenal karena sifatnya yang dingin, tak tersentuh, dan brutal. Satu senyumnya bisa berarti hidup. Satu tatapannya bisa berarti kematian. Namun tak banyak yang tahu, di balik pintu besi markas pusatnya di Gangnam, ada satu pria yang membuat Kim Taehyung kehilangan kendali atas dirinya: Jeon Jungkook. Jungkook adalah anak dari keluarga Jeon, rival lama klan Kim. Setelah keluarga Jeon dihancurkan dalam satu malam oleh perang antar mafia, Jungkook menghilang dari radar. Taehyung mengira ia sudah mati... sampai seorang informan menyeret pemuda bermata tajam itu ke hadapannya. "Dia penyusup. Kami menemukannya sedang menyelinap ke lab senjata bawah tanah." Namun saat semua anak buah menunggu aba-aba untuk menembak, Taehyung malah berjalan pelan, lalu berlutut dan menatap Jungkook. "Lama tidak bertemu, Jeon Jungkook." Darah Jungkook mengalir deras. Tapi bukan karena takut-melainkan karena tatapan itu, tatapan yang pernah begitu hangat ketika mereka masih muda. Sebelum perang, sebelum dendam, sebelum dunia mengubah mereka menjadi monster. "Aku tidak datang untuk balas dendam," kata Jungkook lirih. "Aku datang... karena aku ingin tahu... kenapa kau membiarkan aku hidup malam itu." Taehyung terdiam. Ia tidak menjawab. Hanya menggenggam erat dagu Jungkook dan berkata pelan, "Karena membunuhmu akan menghancurkan satu-satunya hal manusiawi yang masih tersisa dalam diriku." Dan malam itu, bukannya mengurungnya, Taehyung menyembunyikan Jungkook di dalam markas. Di balik pintu-pintu rahasia, di ruangan tempat tak seorang pun boleh masuk. Mereka tahu ini gila. Ini pengkhianatan. Ini bunuh diri jika ketahuan. Tapi mereka juga tahu, cinta di antara dua musuh bisa menjadi senjata paling mematikan.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi