Tangan-Tangan Kecil

Tangan-Tangan Kecil

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 24, 2022
Minaya berusaha untuk menangis. namun tak ada air mata yang keluar. Air matanya sudah kering 2 tahun yang lalu saat mereka menggugurkan kandungannya. Tak ada rasa dendam, atau benci atau marah. Minaya tak merasakan apa-apa lagi kepada Adrian. Tangan kecil Minaya mendorong jendela agar membuka lebar. Dia meraih handphone dan mengetikan pesan bagi Adrian. |Kita Selesai.| (CERITA INI MASIH ON GOING. DAN SAYA MENULISNYA LANGSUNG JADI BELUM DIEDIT DLL... JADI MOHON MAAF UNTUK TYPO ATAU ALUR YANG KEMANA-MANA YA. SETELAH SELESAI AKAN SAYA EDIT DAN DIPUBLISH LAGI. IN THE MEAN TIME, SAYA MENERIMA KRITIK DAN SARAN)
All Rights Reserved
#805
doa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • AUTO JANDA [ TAMAT ]
  • JANUS
  • DAMIAN
  • GORESAN ASA (Available On Play Books)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Setulus Kasihmu (End)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines