Salam perpisahan, galuh

Salam perpisahan, galuh

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 9, 2021
"Semesta hanya punya waktu untuk membuatmu terluka." -Galuh binar karisma Galuh Binar Karisma namanya, wanita kuat mempunyai masalah yang tak pernah selesai. gadis berambut pendek hitam kecoklatan, mata cantik yang bersinar di kala ia tersenyum, bibir yang indah saat ia berbicara. Galuh adalah wanita yang hebat dan kuat untuk menjalani hidupnya yang tak pernah seirama dengannya. ia mengobati rasa sakit yg dia alami sendiri, berkali kali berusaha untuk bangkit dan selalu gagal. berharap semesta akan mengasihaninya sebentar saja tetapi ia salah karena semesta tak pernah seindah yang dia kira. Akankah galuh dapat bertahan hidup? •••••••• "Happiness is not something that is easy to achieve"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • CHAGRIN
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Naura & Lukanya
  • This Is My Dream
  • Cool Senior [SUDAH TERBIT]

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines