KAFA
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 9, 2022
Lebih baik diam atau confes!? Satu hal yang selalu ada dipikiran seorang wanita cantik itu. Lalu apakah ekspetasinya selama dua tahun memendam rasa akan terbalas dengan realita yang indah? Satu hal yang belum terjawab.
All Rights Reserved
#955
lovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DIAM ADA RASA
  • antara janji dan kenyataan : janji yg menyakitkan
  • You're Here, But Not For Me
  • Antara Mimpi, Cinta, dan Harapan (SELESAI)
  • A New Beginning
  • Romansa Imaginer ✔ (SUDAH TERBIT)
  • Senja Dan Jingga

Ada cinta yang tak pernah berniat memaksa, hanya diam... menunggu saatnya diterima. Ia tidak berlari, tidak juga berteriak, tapi menetap-seperti matahari yang tak pernah ingkar pagi. Alina menyimpan perasaannya seperti embun, bening, tenang, dan selalu ada meski tak terlihat. Sementara Raka, perlahan menanggalkan kelam, membuka ruang, dan belajar bahwa cinta bukan kelemahan-melainkan kekuatan. Mereka pernah berjalan berseberangan, pernah tenggelam dalam dunia yang berbeda arah. Namun semesta tahu: ada rasa yang tak bisa dibunuh oleh waktu... karena ia tumbuh diam-diam, dalam hati yang saling mengenal sejak lama. Kini, tak ada lagi perlu disembunyikan. Tak ada lagi tanya yang menggantung. Hanya dua hati yang pernah saling menunggu, akhirnya berdampingan, di ruang yang tak lagi sendiri. Dan mungkin... cinta sejati bukan tentang kata-kata yang diucap, tapi tentang rasa yang tinggal-dalam diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines