Kata-kata Bijak Filsuf

Kata-kata Bijak Filsuf

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 4, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
Cerita ini merupakan sebuah ringkasan dari para filsuf (yang kami pilih) dan para tokoh (yang kami pilih) untuk disampaikan kembali kepada seluruh para pembaca cerita ini. Tujuannya kami menyampaikan ini tiada lain ialah bahwa kami adalah seorang fakir ilmu. Kami membaca dan memahami dari perkataan para filsuf dan para tokoh selanjutnya kami menyampaikan kembali kepada para pembaca. Mudah-mudahan para pembaca senang akan secuil ilmu dari hasil bacaan kami. Jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya, supaya kami berusaha menyempurnakan apa yang seharusnya kami sampaikan. Terima kasih 😇🙏
All Rights Reserved
#4
filsuf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening
  • happy ending  Versi Ku Kapan?[end]
  • YOUR EYES
  • "PRIBADI DANASTRI"
  • Promise
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • from me for you
  • Al Fahri

Fiko hanya ingin bebas. Bebas memilih jalan hidupnya, bebas bermimpi, bebas bernapas tanpa harus terus mengecewakan. Tapi hidup tak pernah memberi ruang padanya. Hari-harinya diisi oleh tuntutan, penolakan, dan suara-suara yang tak memberinya tempat untuk menjadi dirinya sendiri. Namun, tak ada yang tahu... bahwa di dalam kepalanya, ada dua suara yang terus bertarung: dirinya yang lemah, penuh cinta dan luka, dan satu suara lain yang lebih kelam, lebih tegas-Bayangannya. Bayangan itu bukan musuh, tapi perisai. Satu-satunya yang berdiri saat semua orang membiarkannya jatuh. Dan ketika dunia tetap tak mendengarkan... Fiko memilih pergi-meninggalkan luka yang tak pernah mereka lihat, dan penyesalan yang tak akan pernah sembuh. Ini adalah kisah tentang keheningan yang terlalu bising, cinta yang tidak dipahami, dan suara-suara di dalam kepala yang menjadi satu-satunya saksi penderitaan. Ini adalah kisah seorang anak yang tak pernah dimengerti... sampai akhirnya dia memilih diam yang abadi-menghilang untuk selama lamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines