FF JIMIN

FF JIMIN

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 5, 2021
hari ini adalah ultah jimin Y/n: aha aku akan memberi hadiah ini kepada jimin *Tiba-tiba* Tok...tok...tok... Jimin: chagiaa aku pulang Y/n: oppa udah pulang aja Jimin: ..................... Y/n: oppa kok diam aja, oppa capek?? Jimin: kamu tau kan hari ini hari apa Y/n: iya ini hari ultah mu, ini hadiah untuk oppa Kamu ingin memberikan hadiah mu kpd jimin Tapi tiba-tiba Jimin langsung melumat bibir mu Jimin: kamu hanya perlu memuaskan milik ku saja chagia Jimin kembali melumat bibirmu, kamu pun membalas setiap lumatan jimin Jimin menggendongmu kekamar sambil terus melumat bibirmu Jimin menindih tubuhmu Jimin melepas bajumu satu-persatu hingga tidak ada sehelai pun benang ditubuhmu Sekarang jimin menciumi lehermu Y/n: ahhhhhhhhhhhhhh Mendengarmu mendesah, jimin langsung membuka semua bajunya Jimin: kamu siapa sayang Kamu mengangguk Jimin memasukkan miliknya kedalam milikmu Y/n: sakit oppa pelan-pelan hiks hiks Jimin: Tahan sebentar sayang Jimin memasukan miliknya dengan lembut Y/n: hiks hiks Jimin yg masih mendengarmu menangis mendiamkan miliknya di dalam milikmu dan mulai melumat bibirmu Jimin yg sudah melihatmu sudah tenang Mulai menggerakkan perlahan miliknya itu Y/n ahh mppphhh ahhhhh jimiiinnn opppaaaaa Jimin: desahkan namaku terus cagiaaaah aahhh Y/n: fasterrrh daddyyhhhh, akuuuuh mauuuuhhh sampai ahhh Jimin: bersama y/n Jimin mempercepat temponya Plak.....plak.....plak..... Suara tubuh kalian sampai terdengar Y/nJimin: aahhhhh ahhh ahhhh ahhhh ahhhh ahhh Kalian pun klimaks Jimin ambruk diatas badanmu tanpa melepaskan miliknya Kalian pun tertidur Paginya... Kau pun bangun Tapi kamu merasa ada yg mengganjal di bawahmu kamu pun melihat kebawah Y/n: (apa dari tadi malam dia tidak melepasnya) Tapi saat kamu ingin membangunkan jimin Kamu melihat jimin yg tidur terlelapnya Karena ulahnya tadi malam Kamu pun membiarkan milik jimin di dalam sampek sini dulu yah itu... cerita pertama mungkin bakalan random cerita nya jadi.. jangan lupa vote dan komen ya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Apakah kamu ingin menikahiku?
  • U'RE MINE [END]
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Love It's You [COMPLETED]
  • |I Hyuna and Brother I|
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Baby Sitter || kth●jjk
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • My dream is our story (NOMIN) ✿END✿

Saat Jin Nian hendak bertunangan, dia memergoki pacarnya yang mabuk menelepon cinta pertamanya sambil menangis. "Tolong beritahu aku bagaimana aku bisa berhenti memikirkanmu!" "Berhenti menangis. Kalian berdua sebaiknya menikah saja. Jangan pernah meninggalkan satu sama lain!" seru Jin Nian. Jin Nian membatalkan pertunangannya tanpa ragu, namun kerabatnya memarahinya karena tidak mengerti. Merasa lelah, Jin Nian menghubungi sahabat masa kecilnya, Lu An, di internet. "Apakah kamu ingin menikahiku? Kita mengenal satu sama lain dengan baik. Mari kita puas dengan pengaturan ini." Satu detik setelah dia mengirim pesan, Lu An menjawab. "Apakah bersamaku dianggap berhasil?" "Tidak tidak tidak. Anda memiliki rumah yang mahal dan mobil yang mahal. Kamu jauh di luar kemampuanku!" "Bawalah buku rumah tanggamu. Saya akan menemui Anda di depan Biro Urusan Sipil," kata Lu An. "Hah?" Jin Nian bingung. Itulah kisah bagaimana mereka menikah dalam sekejap. Suatu malam, mantan pacar Jin Nian menyadari bahwa dia tidak bisa melupakannya. Dia bersiap untuknya kembali bersamanya. Yang mengejutkannya, orang yang membukakan pintu adalah suami Jin Nian, Lu An! Lu An mengenakan jubah mandi, dan terlihat gigitan cinta di lehernya. Dia tersenyum samar. "Apakah kamu mencari istriku?" *** Suatu pagi setelah pernikahan mereka terbongkar, Jin Nian terbangun dengan perasaan pegal di sekujur tubuhnya. Dia tidak sengaja mendengar Lu An berbicara dengan seseorang di telepon. Dia sedang menyiram bunga di balkon, dan ada sebatang rokok di antara bibirnya. Dia mencengkeram ponselnya di antara leher dan bahunya. "Saya tidak peduli berapa banyak uang yang Anda tawarkan kepada saya. Yang aku inginkan hanyalah Jin Nian." Jin Nian terdiam. Dia tidak perlu membesar-besarkan kisah cinta palsu mereka! Belakangan, Jin Nian secara tidak sengaja menemukan sebuah buku tua di rak. Itu adalah hadiahnya untuk Lu An pada ulang tahunnya yang kedelapan

More details
WpActionLinkContent Guidelines