KENAPA HARUS AKU!!

KENAPA HARUS AKU!!

  • WpView
    LECTURES 81
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., déc. 3, 2023
mengandung Typo maafken "Bukankah semua orang berhak bahagia, tapi kenapa aku tidak bisa bahagia!!" . . . =●.●= Sangat menyakitkan bukan jika kita tak dianggap oleh keluarga sendiri, lebih menyakitkan dibanding harus menusukkan diri di duri yang beracun. Seperti halnya kisah seorang anak kembar yang bernama Alaxsa dan Alexsa. Meski mereka kembar tapi yang slalu di banggakan oleh orang tuannya adalah Alaxsa, selain ia baik hati, ramah, slalu menampilkan nada lembut dan mudah tersenyum kepada orang lain maupun orang tuannya, penurut, sangat pintar dan memenangkan olimpiade dalam pelajaran apapun itu. Beda dengan Alexsa yg keterbalikan dengan sifat Alaxsa, yg sifatnya dingin, cuek, pintar dlm olahraga, menyukai musik, menyukai balap montor dan tak suka menampilkn senyumnya lagi semenjak ayahnya membencinya karna suatu alasan...... Untuk ingin tau kelanjutannya!! Bisa lngsung baca aja!!! WARNING!!! CERITA INI MENGANDUNG TOXIC!! HARAP BIJAK MEMBACA!!! Cerita ini hanya fiksi dan murni dalam pemikiran penulis
Tous Droits Réservés
#915
kisah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Let Me Love You Longer
  • Transmigrasi si bar-bar
  • ALL MY WOUNDS
  • Kesedihan [SELESAI]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Sebait Luka untuk Sebaris Tawa [COMPLETED]
  • You Are My Only One (REVISI)
  • Almeyra Azqilla Alana [On Going]
  • Sheina (Terbit)
  • ALYSTHA (PROSES REVISI ULANG) ✔️

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu