Story cover for TRAPESIUM by Laaaayz
TRAPESIUM
  • WpView
    LECTURES 79
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 79
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 05, 2021
Menceritakan tentang cinta segi empat dan sebuah plot twist alami yang dibersamakan dengan misteri

Waktu, sulit sekali untuk bisa memahami waktu. 
terkadang kita harus mengikuti arus waktu itu, dan terkadang kita juga harus melawan arus waktu itu. 
entah apa pun itu, kita harus tetap menunggu yang namanya waktu. 
siapa waktu itu? tapi yang kutahu hanya waktu yang dapat menjawabnya dan menjelaskannya.


"Jangan dekat dekat lagi sama Yumna"
"tapi maa, mama tau sendiri Yumna itu sahabat Akmal"
"Lah kok ngelawan, Kalau kamu tetep bersikeras buat ngelawan mama, mama ga bakal nanggung apa yang bakal kamu rasain nanti"

Akmal hanya bisa terdiam, dia tak tahu apa yang di Maksud mama nya tadi. dia sungguh penasaran dan juga di selimuti rasa takut. apa hubungan hidupnya dengan Yumna, padahal Yumna adalah sahabat Akmal dari kecil.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter TRAPESIUM à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#35anakkembar
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Rainangkasa #2 [END], écrit par AmandaPutri685
38 chapitres Terminé
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Rainangkasa #2 [END] cover
4 Batu 1 Debu (On Going) cover
COMPLICATED✔️ cover
Tentang Azriel  cover
My Home [Hujan Series] cover
Aleasha's  cover
Dear, My Little Friend (END) cover
Lingga [SELESAI] cover
Friend Of All Things ✓ cover

Rainangkasa #2 [END]

38 chapitres Terminé

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?