Story cover for Dangerous Obsession by RahmaWati520008
Dangerous Obsession
  • WpView
    LECTURAS 66
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 66
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado dic 06, 2021
"Gue suka sama lo. Lo mau gak jadi pacar gue?"

"Gak! Gue gak mau. Please deh lo gak usah gangguin gue. Udah ratusan kali lo nanyain itu. Capek gue dengarnya."

"Makanya terima gue jadi pacar lo."

"Gak! Gila lo ya maksa gue mulu."

"Gue gila karna lo."

Cana memejamkan matanya. Merendam emosinya yang makin memuncak. Memakai cara apapun yang ia lontarkan pada cowok itu, tidak akan membuat cowok itu berhenti mengejarnya. Malah  cowok itu semakin gencar mengejarnya. 

"Terserah lo ajalah!" Cana membalikkan badannya. Mulai
 melangkahkan kakinya. Hendak meninggalkan Gio.

Gio berlari kecil menyusul Cana. Berjalan santai di belakang Cana. Ia tidak memedulikan, sekarang ia menjadi pusat perhatian semua orang di kantin.

"Na, gue akan tetap ngejar lo. sampai kapanpun. Sampai lo benar-benar mau nerima gue!"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Dangerous Obsession a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
THE CLIMB [Completed] de prlstuvwxyz
8 partes Concluida
Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!
BarraKilla de novaadhita
64 partes Concluida
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Weird Wedding ✓ cover
LOVE STORY QIANARRA cover
Bersamamu cover
You are My Destiny (Completed) cover
Because I'm Stupid (End) cover
ALSTARAN [END] cover
THE CLIMB [Completed] cover
BarraKilla cover
AFIKA [ END✔ ] cover
RadenRatih cover

Weird Wedding ✓

35 partes Concluida

Genre : Fiksi remaja, romance, comedy. _________ "HEH AINA, JADI KAMU SEBENARNYA HAMIL? PANTES DI DALEM TERUS, JARANG KELUAR. TIBA-TIBA PUNYA BAYI AJA" "IYA IH GAK NYANGKA!" "USIR AJA MEREKA DARI SINI" "USIR!" Pak RT menghentikan sorokan dari warga setempat. "Hei tolong jangan main hakim sendiri. Semuanya tenang, Aina, dan kamu Andra kan ya? Orang baru disini, kalian harus menikah secara SAH" Mata keduanya melotot sempurna, apa-apaan ini? Menikah? Oh tidak! Ini semua mimpi buruk untuk Aina, begitupun dengan Andra yang berfikir hal serupa. "MENIKAH? GAK! SAYA GAK MAU!" protes Aina. "SAYA JUGA GAK MAU! SAYA GAK KENAL SAMA DIA, LAGIAN BUKAN TIPE SAYA BANGET!" "LO JUGA BUKAN TIPE GUE!" "DASAR MALAMPIR!" "APA LO BILANG?" "MALAMPIR. BUDEK LO?" "LO COWOK GILA!" Keduanya terjebak dalam situasi yang harus terpaksa mengikuti hal yang tidak sama sekali terpikirkan oleh keduanya. Weird Wedding, katakanlah begitu. Karna ini adalah pernikahan teraneh, terkonyol dan tergila bagi kedua insan yang justru tak saling mengenal itu. Lantas bagaimana keadaan rumahtangga keduanya nanti? Akankah mereka bisa mulai ikhlas dengan pernikahan yang mereka jalani secara SAH itu? _______