Khitbah Aku, Uda!

Khitbah Aku, Uda!

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Fhatia, anak kedua dari tiga bersaudara. Keinginannya menikah muda membuat ia ingin cepat menikah. Namun, sayang hal itu sangat ditentang oleh Umi Ami. Suatu hari ia pergi dari rumah untuk liburan ke Bandung dengan dalih menjenguk Nenek, karena lelaki yang ia kagumi menikah dengan orang lain. Takdir Allah berpihak kepadanya, seorang pria yang memiliki kriteria sesuai keinginan hatinya, datang melamar ketika ia baru saja semangat untuk menggapai cita-cita. Akankah Fhatia mendapat izin dari Umi Ami? Dan jadikah Fhatia menikah muda?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Diam Diam Nikah
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • The Story of  Aisha Khumairah
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Imam Impian {Next Part}
  • SEHELAI KAIN PUTIH (SEGERA TERBIT)✔️
  • Siapakah yang mencintaiku [END] Revisi
  • ELFATHAN
  • HARQEEL

𝗦𝗘𝗤𝗨𝗘𝗟 𝗔𝗦𝗦𝗔𝗟𝗔𝗠𝗨'𝗔𝗟𝗔𝗜𝗞𝗨𝗠 𝗞𝗘𝗞𝗔𝗦𝗜𝗛 𝗜𝗠𝗣𝗜𝗔𝗡𝗞𝗨 𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈 [𝐏𝐀𝐑𝐓 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏] [𝗦𝗽𝗶𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹-𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲] 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝗸𝘂𝗻 𝘄𝗮𝘁𝘁𝗽𝗮𝗱𝗸𝘂:) ⚠️𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧⚠️ •••• Terbiasa bersama sejak kecil, dan selalu melindungi, dikala ada seseorang yang ingin menyakiti. Semua telah Ibrahim lakukan teruntuk sahabatnya. Perasaan yang selalu dipendam, sampai dirinya dewasa, membuat tekadnya untuk meminta izin perempuan tersebut, untuk menghalalkannya, mencuat ke permukaan. Akan tetapi, tekad itupun pupus, seiring sahabatnya yang melupakan dirinya, membuat Ibrahim pun tidak bisa apa-apa. Patah hati, bahkan tidak lebih sakit saat dilupakan seseorang yang dicintai. Lantas, disaat Ibrahim ingin mengembalikan ingatan sahabatnya, ternyata, ada sosok lain yang menggantikan dirinya, menggeser posisi Ibrahim yang dulunya selalu ada untuk sahabatnya. Dan disaat seperti itulah, sandaran yang paling dibutuhkan oleh seorang anak, yakni-Ibunya. "Allah sudah mengatur jodoh masing-masing setiap insan di dunia, jadi, kalaupun Abang tidak berjodoh dengan Ana, tidak apa-apa, itu artinya, Allah akan memberikan perempuan yang lebih baik untuk Abang kedepannya," tutur Umma Fiya. •••• #penasaran? Langsung cek ya:) Start : 04 Agustus 2021 End : 28 November 2021 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗠𝗨𝗥𝗡𝗜 𝗔𝗦𝗟𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗠𝗜𝗞𝗜𝗥𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗡𝗗𝗜𝗥𝗜. © Images from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines