GAFNA
  • WpView
    Reads 576,236
  • WpVote
    Votes 24,842
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 8, 2025
Note : setelah membaca cerita ini, silahkan ambil sisi baiknya saja! Ini kisah dua insan yang harus menikah saat Riana--- selaku majikan Husna memintanya untuk menikah dan menjadi istri dan ibu sambung untuk Dafi. "Kamu yakin mau jadi istri dan ibu sambung untuk anak saya?" - Gaffi Ekbal Putra. Dengan kaku Husna mengangguk pelan sembari meremas kedua tangannya. "Insya Allah, aku siap, Mas." - Raifa Husna. Akankah Husna bisa menjadi istri sekaligus ibu sambung yang baik untuk suami serta anaknya? lalu bagaimana dengan Gaffi yang belum bisa menerima takdir ini, dia masih tidak percaya bahwa dia menikah dengan pembantu sekaligus pengasuh anaknya. Mimpi buruk bagi Gaffi Ekbal Putra, pria berusia 30 tahun itu yang memiliki wajah tampan bak nyaris dewa yunani. Start : 11 Desember 2021
All Rights Reserved
#12
karyazhaviskafj
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mendadak Mama (TERBIT)
  • Wanita Pilihanku [TAHAP REVISI]
  • Badboy My Husband : End✅
  • Gusku imamku
  • WEDLOCK [END]
  • Unimaginable Marriage
  • Untukmu Imamku
  • Alif & Hana (Tidak Berlanjut)
  • Z A Y N (SUDAH TERBIT)
  • Asyifa (Terbit)

Marriage Life (18+) Nggak ada adegan "berbahaya", hanya saja ceritanya tentang kehidupan pernikahan. Kalian yang belum cukup umur mungkin akan pusing dan kurang paham. Itu saja. --------------------------------------------------- Ini kisah tentang Nara dan Fikar. Juga Lila. Cinta segitiga?! Emm... Baca sendiri aja ya :) *** "Saya baru 19 taun, Pak." "Saya juga baru 27 tahun." "Tapi saya masih muda banget." "Jadi maksud Mbak Nara saya sudah tua banget?" "Eh, y-ya nggak gitu juga sih, Pak." "Jangan panggil saya 'Pak', mungkin itu yang membuat saya terkesan tua di hadapan Mbak Nara." "Tapi Bapak kan dosen di kampus saya, masa iya saya panggil Mas?" "Apa salahnya?" "Emm, mungkin nanti saja, setelah kita menikah." "Alhamdulillah. Berarti Mbak Nara setuju menikah dengan saya ya." "Eh, lho kok?!...." *** Bagaimana jika kamu bertemu seorang gadis cilik berumur tiga tahun yang kemudian memelukmu dan memanggilmu "Mama"? Bagaimana pula jika kemudian papanya keluar lalu memintamu menjadi ibu untuk anaknya? Menikah? Dengan duda? Langsung jadi mama? Ah, cukup Nara saja yang mengalami kejadian seperti ini. Kalian jangan!

More details
WpActionLinkContent Guidelines