Story cover for PEMBATAS SENJA by hello_dreamer01
PEMBATAS SENJA
  • WpView
    Reads 810
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 810
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 29
Complete, First published Dec 06, 2021
[SELESAI]

Selalu ada suatu rahasia bahkan di balik hal yang paling sederhana sekalipun. Ya, setidaknya itu yang Rena dapatkan setelah dia menemukan rahasia di balik langit senja yang membawanya pada sebuah kejaiban yang terlalu hebat untuk bisa disebut kenyataan. Sore itu Rena memandang langit senja yang perlahan menggelap seperti biasanya. Rahasia senja itu membawanya ke masa lalu, waktu di mana dia bahkan tidak pernah terpikirkan akan pergi ke sana.

 Katanya apa yang dialaminya bisa menjadi sebuah keberuntungan atau bahkan sebaliknya. Bisa jadi masa depan yang sebelumnya sudah terjadi berubah jadi lebih baik baginya, namun Rena takut jika apa yang dilakukan justru membuat segalanya jadi lebih buruk.

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA]
All Rights Reserved
Sign up to add PEMBATAS SENJA to your library and receive updates
or
#216yiren
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
FATE cover
BACK TO THE PAST | Kookv cover
SIRENA✔ cover
Maaf' (Revisi) cover
Our Emergency Calls  cover
Fanboy and Fangirl [Telah Direvisi] cover
dream cover
Senja dan Jingga  cover
The Truth Untold  cover

FATE

11 parts Complete Mature

Cerita one shoot , two shoot dan shoot shoot lainya ya... *cerita ini hanya fiksi belaka, jangan mengaitkan hal hal yang berada di dalam cerita ini ke dunia nyata, saya hanya meminjam nama dan tidak lebih, untuk cerita saya buat sendiri ya, tidak untuk di jiplak seenaknya dan tanpa seijin authorrrrr, terima gajihh 🙏 "Aku tahu dewa, ini sedikit egois... tapi ijinkanlah aku yang terkutuk ini mempunyai nasib" . . . "Ijinkan aku ke sana ayahanda , dan jika benar demikian, tanganku yang akan melenyapkanya" . . . "Jangan salahkan Dunia, dia tidak tahu apa apa, dia hanya menjadi tikar di mana peran manusia di lakonkan... . . " Berhentilah menatapku , lama lama liur mu berpindah ke mata ... "sialan ..."