[Crystals and Memory]🗝🥀

[Crystals and Memory]🗝🥀

  • WpView
    Lectures 70
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., déc. 21, 2022
WpInfo
Histoires vraies
Tentang pesan yang ingin Si Biru sampaikan kepada "mereka." Suatu waktu penaku akan berhenti bercerita, lukisanku pun tak akan bertambah kecuali kusam. Cahaya tak akan memantulkan bayanganku pun kegelapan tersenyum. Peranku akan usai, tak akan ada lagi sosok yang menyimpan tulisan panjang, tak ada lagi sosok yang menyimpan lukisan petunjuk. Esksistensi Si Biru akan sepenuhnya terhapus tak tersisa bahkan kata penutup. . . . Ketahuilah wahai penerjemah kata. Nanti hanya akan tersisa tiga puisi utama, dan satu lukisan penutup sebagai petunjuk.
Tous Droits Réservés
#193
kegelapan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • in ROOM
  • Personality
  • Pelarian Romantis yang Membahayakan
  • Hikayat : Jejak sunyi dipadang gersang (Book)
  • Memories in the Making [END]
  • Langit Biru [END]
  • Cinta Berbalut Puisi

Di Kota Senja, tempat langit selalu temaram dan hujan tak pernah reda, Elian menjalani hidupnya dalam kesendirian yang ganjil. Ia merasa berbeda, dihantui kenangan-kenangan yang terasa asing, seolah bukan miliknya. Saat kota mulai "berbicara" padanya lewat anomali waktu, pantulan cermin yang hidup sendiri, dan pesan-pesan misterius yang muncul entah dari mana, Elian terseret ke dalam pusaran teka-teki yang mengancam kewarasannya. Sebuah poster dengan simbol spiral aneh, halaman koran tentang anak hilang yang membangkitkan rasa bersalah tak terjelaskan, dan rekaman suara ibunya yang penuh rahasia menjadi serpihan-serpihan puzzle yang harus ia susun. Setiap petunjuk membawanya lebih dekat pada kebenaran mengerikan tentang dirinya, ibunya, dan eksperimen misterius bernama ELR yang melibatkan hujan sebagai media. Ketika dunia di sekitarnya membeku dan suara-suara gaib memperingatkannya tentang waktu yang bukan miliknya serta ingatan yang tak bisa dipercaya, Elian sadar ia bukan sekadar remaja biasa. Di tengah realitas yang semakin pecah, apartemennya berubah menjadi mesin ingatan, dan bahkan buku hariannya menuliskan pesan-pesan dari tangan tak dikenal. Puncaknya, sebuah peringatan "JANGAN BUKA PINTU" muncul di jendela kamarnya, diikuti tiga ketukan misterius. Terjebak antara rasa takut dan keinginan untuk tahu, Elian harus memilih: mengabaikan semua kegilaan ini, atau membuka pintu menuju takdir yang mungkin akan menghancurkan semua yang ia yakini tentang hidupnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu