Raden Ananta

Raden Ananta

  • WpView
    Reads 3,615
  • WpVote
    Votes 1,230
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 18, 2025
"Kalo lo merasa impian lo berat, jangan lupa liat ke belakang. Di sana, gue ada. Jadi garda terdepan, untuk mendukung setiap langkah yang lo mulai." _______ Raden itu, anak pertama yang benar-benar mendefinisikan sifat kakak laki-laki yang sangat mengayomi adik satu-satunya. Terkadang dia memang menyebalkan, tapi menurutnya wajar saja, namanya juga hubungan persaudaraan. Karena saat badai melintasi, sebisa mungkin ia akan tenang untuk menghadapinya seorang diri. Terpenting adalah, kehidupan adiknya harus lebih baik dari yang ia alami saat ini. "Teruntuk Anya Andhira, hiduplah lebih baik lagi." _______ Cover by Pinterest
All Rights Reserved
#5
chikcklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • KENYAMANAN
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Sibling Goals
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Andira [End]
  • Ruang Biasa
  • A Memory to Remember
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines