Lazy Boy

Lazy Boy

  • WpView
    Membaca 4,579
  • WpVote
    Vote 881
  • WpPart
    Bab 36
WpMetadataReadLengkap Min, Jul 3, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kinan merutuki nasibnya gara-gara didepak oleh sekolah dari perwakilan olimpiade sains. Ini semua akibat kesalahan yang dilakukannya di tahun lalu. Ah, Kinan jadi gagal mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri! Padahal kalau dia berhasil membawa pulang medali emas, dia bisa meraih impiannya kuliah gratis di luar negeri. Namun di saat keputusasaan melanda Kinan, tiba-tiba secercah cahaya datang. Dia bertemu dengan Rayi yang sepertinya memiliki info beasiswa kuliah di luar negeri. Tapi masalahnya, Kinan pernah menuduh Ray mesum! Bahkan dia menampar Ray di depan umum! Waduh, bodo amatlah! Pepet terus aja. Demi info beasiswa! (Kinan). Ada cewek gila ngedeketin gue. Kayaknya sih dia naksir gue. (Ray). Cover by Yucanse
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#16
beasiswa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MaFiKiBi Society✓
  • Truth Or Dare (END)
  • GALANG [SELESAI]
  • RALINE (Tamat)
  • Obsessed Friend ☑️
  • Shall I Walk You Home Tomorrow, Too?
  • Finding Daddy (END)
  • Windy
  • Cool Boy & Gadis Halu

Sekumpulan geng motor yang punya pamor? Pasukan bad boy cap badak yang punya penggemar membludak? Bukan. Ini kisah tentang Perserikatan MaFiKiBi Society, yang tak pernah lelah atau menyerah untuk terus ciptakan langkah. Mat hanya ingin memenangkan olimpiade bersama ketiga sahabatnya. Akan tetapi, Mat akhirnya menyadari bahwa musuh terbesar mereka bukanlah barisan soal yang menghadang di depan sana. Dan ... ya, masa remaja ternyata tidak semudah itu untuk dilalui. Krisis identitas, kehilangan skala prioritas. Ada yang mati-matian memperjuangkan angan demi suatu pembuktian, ada yang berniat untuk berbalik arah begitu dihantam realita, ada juga yang memilih membuang mimpinya hanya untuk suatu polaritas yang tak kunjung tuntas. Benar. Semua ini masih tentang perjalanan angan yang tak berkesudahan. Sebagai pejuang mimpi, ada satu hal yang terus mereka patri dalam diri: jangan berhenti melangkahkan kaki. Karena sejatinya, mereka tahu pasti. Perjalanan panjang itu baru saja dimulai. [Cerita ini diikutsertakan dalam Writing Project Kimbab Publisher]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan