Blue Cornflower [ LSJ - LHS ]

Blue Cornflower [ LSJ - LHS ]

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 8, 2021
"Memang apa yang kamu harapkan selama ini?" -Jeanne "Aku kira, kamu benar-benar seperti itu." -Sean Kedua manusia yang sama-sama bersinggungan pada masa lalu harus bertemu disebuah situasi yang amat sangat tidak diharapkan. Jeanne sudah muak berhubungan dengan Sean, sedangkan Sean merasa baru pertama kali bertemu dengan Jeanne. Jeanne bukan orang yang ramah, begitu menurut Sean pada saat mereka bertemu. Namun, semakin lama Jeanne terasa berbeda. Hari itu Sean menyangka bahwa Jeanne menyukai dirinya. "Lho, Jeanne 'kan pacaran ama Kak Daniel." Sialan, Sean merasa dipermainkan oleh gadis yang pandai menarik dan mengulur hatinya begitu saja. Dan Sean tidak akan pernah menyerah sampai ia mendengar dari mulut Jeanne sendiri. start : 7-12-21 end : -
All Rights Reserved
#252
weeekly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He is My Omega (JAEMIN HAREEM) END
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Behind The Truth [COMPLETED]
  • HENGGAVORIA
  • Sweet Home || HoonSuk
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • Sepekan Penuh Sayang [Tamat] || Jeno & NCT Dream
  • Cwtch • NoHyuck •
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • SHORT STORY || EXO

Dengan wajah memerah Na Jaemin duduk meringkuk di ruang ganti. Celana dalamnya sudah basah. Kejantanannya terasa sakit akibat mengeras di balik celana jeans ketatnya. Ia memejamkan matanya erat-erat sambil menggigit bibir bawahnya. Keringatnya mulai mengucur deras disertai rasa pusing. Mengapa siklus ini harus datang sekarang ??? "Jaemin ! Kau dimana ? Bar sedang ramai !" Gawat ! itu suara Jeno ! Jika dia melihat aku seperti ini, maka... 'Braaaaakk' "Disini kau rupanya ! Bagaimana kau bisa duduk santai sedangkan..." Celotehan Jeno berhenti. Ia tertegun melihat keadaan kekasihnya. "Jaemin ???" Dengan tubuh gemetaran dan wajah memerah Jaemin mencoba berbicara sebiasa mungkin. "Ba, bantu aku untuk mendapatkan inhibitor..." Sudut bibir Jeno perlahan melengkung. Dengan seringainya ia perlahan mendekat, ia berlutut kemudian mencubit pelan dagu Jaemin. "Apa kau butuh bantuan ?" Jaemin membelalak sebelum memalingkan wajahnya. "Ti, tidak ! Jangan melakukannya disini ! Hanya carikan aku penghambat !!!" Jeno tersenyum sambil membuka ikat pinggangnya. "Aku akan melakukannya dengan cepat. Jadi kita bisa melanjutkan pekerjaan kita..." Jeno langsung menerkam Jaemin, membuka ikat pinggangnya dengan cepat dan langsung menurunkan celananya. "Je... Jeno... Tunggu dulu..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines