Pesawat Kertas

Pesawat Kertas

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 22, 2022
Aku duduk dengan tatapan kosong di kantin, kalimat yang baru saja terdengar sangat menohok ke hati membuat pikiranku berputar pada satu topik. "Mengapa harus dia, sih? Mengapa tolak ukur orang itu harus dia?" tanyaku pada diri sendiri. Ngga, aku ngga iri, hanya saja dunia ini terlalu pilih kasih untuk orang seperti aku. "Beneran, kan? Ayla pacaran sama Bhumi." Kulihat Ayla yang senyum-senyum menanggapi semua perkataan teman-temanku itu. Huhft, ngga tau kenapa rasanya seperti dihempas keras layaknya pesawat kertas yang dimainkan dan diterbangkan lalu mendarat tanpa aba-aba.
All Rights Reserved
#16
panti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Bright
  • ADYRA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • F A K E ? [End]
  • ALYA
  • AIRen
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • COMPLICATED

"maafin lyly papa, lyly udah jauh terbawa arus", Hallo, Gue Lyraea Jevynesaa Arabella, hidup bertahun-tahun dikenal baik, dikelilingi kebanyakan orang-orang baik ternyata belum bisa menjadi jaminan kita akan tetap baik untuk dikemudian hari. Gue perlahan mulai terbawa arus, semenjak memutuskan untuk pergi jauh dari tempat dimana orang-orang yang menyayangi gue justru dengan terang-terangan menyatakan kebencian. Gimana menurut Lo, saat diposisi sedang terpuruk dan butuh dukungan orang-orang di sekitar lo, ternyata mereka malah percaya orang asing? "Mas udah tau kebenarannya Ra, maaf kalau mas terlambat untuk mencari tau semuanya", "Oh ya?, banyak hal yang bantu gue buat lupa padahal? Gak perlu minta maaf. Lalu?", "Mas mau ngajak Ara melanjutkan hubungan kita yang tertunda dulu", "Gue susah payah untuk sembuh sendiri dan dengan entengnya nyuruh gue balik? siapa lo?" "Jaga bicara kamu arabella, kamu lupa kalau dia tunangan kamu?", "Oh ya? padahal sejak kejadian dimana kalian menghakimi gue, gue rasa itu akhir hubungan gue sama putra kesayangannya kalian Bu zainab. Ralat, hubungan gue sama kalian semua tentunya. Gue bukan arabella yang kalian kenal dulu, gue Lyraea dan gue orang yang berbeda. Ayo sayang kita pergi", "Dan? Kak zaydan kan tadi? Sorry gue lupa nama lo, ini pacar gue, namanya kak Rafael."

More details
WpActionLinkContent Guidelines