Pesawat Kertas

Pesawat Kertas

  • WpView
    Odsłon 297
  • WpVote
    Głosy 44
  • WpPart
    Części 4
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., sty 22, 2022
WpInfo
Fikcja
Romans
Aku duduk dengan tatapan kosong di kantin, kalimat yang baru saja terdengar sangat menohok ke hati membuat pikiranku berputar pada satu topik. "Mengapa harus dia, sih? Mengapa tolak ukur orang itu harus dia?" tanyaku pada diri sendiri. Ngga, aku ngga iri, hanya saja dunia ini terlalu pilih kasih untuk orang seperti aku. "Beneran, kan? Ayla pacaran sama Bhumi." Kulihat Ayla yang senyum-senyum menanggapi semua perkataan teman-temanku itu. Huhft, ngga tau kenapa rasanya seperti dihempas keras layaknya pesawat kertas yang dimainkan dan diterbangkan lalu mendarat tanpa aba-aba.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#5
katya
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Mine [SELESAI] ✔
  • Bright
  • F A K E ? [End]
  • AURORA
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Don't Talk About Money
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ALRIN
  • ALYA

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści