Pesawat Kertas

Pesawat Kertas

  • WpView
    LECTURAS 297
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 22, 2022
Aku duduk dengan tatapan kosong di kantin, kalimat yang baru saja terdengar sangat menohok ke hati membuat pikiranku berputar pada satu topik. "Mengapa harus dia, sih? Mengapa tolak ukur orang itu harus dia?" tanyaku pada diri sendiri. Ngga, aku ngga iri, hanya saja dunia ini terlalu pilih kasih untuk orang seperti aku. "Beneran, kan? Ayla pacaran sama Bhumi." Kulihat Ayla yang senyum-senyum menanggapi semua perkataan teman-temanku itu. Huhft, ngga tau kenapa rasanya seperti dihempas keras layaknya pesawat kertas yang dimainkan dan diterbangkan lalu mendarat tanpa aba-aba.
Todos los derechos reservados
#35
fisika
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • COMPLICATED
  • Im Yours.
  • TAKDIR ALYA(Slow Up)
  • ALRIN
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • F A K E ? [End]
  • AIRen
  • AIRA [On Going]
  • AURORA
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING

Gemilang High School "RAINKA!!" bentak revan kepada rainka membuat gadia itu terkejut bukan main "Kak tolongin aku,sakit "revan membantu vira berdiri dan menatap tajam ke arah rainka "Kamutu kenapa jadi kasar kek gini ha!!" "Tadi aku didorong sama rain sampe aku jatuh" adu vira kepada revan dengan bersandiwara serapi mungkin agar reva percaya dan bersimpati kepadanya,dan tujuan awalnya untuk membuat revan benci dan meninggalkan rainka "BOHONG!! lo emang iblis bermuka dua!lo sengaja fitnah gue supaya revan benci sama gue!!" Bentak rain kesal dam mencekal tangan vira " aww,sakit rain! Kak revan tolongin aku" ucap vira mencari perhatian revan "Cukup rainka!lepass!!" Revan menyentak tangan rainka dan terlepas dari tangan vira "Sekarang kamu pergi dari sini"usir revan " tapi aku gasalah van,yang salah itu dia,dia yang udah fitnah aku,kamu harus percaya sama aku" titah rain agar revan percaya kepadanya "Pergi" ucap revan dingin menusuk ke arah rainka "Tapi aku ga..." "PERGI BANGSAT!!! Ini cerita pertamaku dan murni dari Fikiran dan imajinasiku, banyak kesalahan dari cerita ini jadi mohon saran dan kritiknya untuk cerita ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido