Lembaran Yang Hilang

Lembaran Yang Hilang

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 9, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dari semua lembaran kehidupan yang pernah ku tulis hanya satu lembaran saja yang tidak pernah aku lanjutkan, lembaran yang sudah lama ku jaga dengan sepenuh hati agar tidak hilang keberadaannya, lembaran yang hampir aku lupakan namun ku ingat kembali ketika seseorang bertanya atau berbicara perihal tentang jatuh hati padaku. Lembaran yang akan aku tulis kembali ketika si tokoh utamanya kembali hadir suatu saat nanti, ku pastikan dia abadi tidak hanya di dalam sebuah untaian kata-kata tapi juga abadi di dalam diriku untuk selamanya. Dan lembaran yang ku maksud itu adalah lembaran tentang kamu, kamu yang sudah lama tak ku dengar lagi kabarnya. Ketika membahas tentang dirimu, satu buku dengan berjutaan halaman pun tidak cukup untuk menceritakan betapa sempurnanya kamu di mataku. Banyak harapan ku panjatkan untukmu, salah satunya agar aku dapat menemukan dirimu kembali, sudah ribuan hari aku lewatkan tanpa kehadiranmu. Dengan penuh harapan aku berharap kita dapat dipertemukan kembali.
All Rights Reserved
#410
pengagumrahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • Senja Dan Jingga
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • RANNA
  • Rasa Tanpa Kata
  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines