Lembaran Yang Hilang

Lembaran Yang Hilang

  • WpView
    LETTURE 20
  • WpVote
    Voti 10
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, giu 9, 2022
Dari semua lembaran kehidupan yang pernah ku tulis hanya satu lembaran saja yang tidak pernah aku lanjutkan, lembaran yang sudah lama ku jaga dengan sepenuh hati agar tidak hilang keberadaannya, lembaran yang hampir aku lupakan namun ku ingat kembali ketika seseorang bertanya atau berbicara perihal tentang jatuh hati padaku. Lembaran yang akan aku tulis kembali ketika si tokoh utamanya kembali hadir suatu saat nanti, ku pastikan dia abadi tidak hanya di dalam sebuah untaian kata-kata tapi juga abadi di dalam diriku untuk selamanya. Dan lembaran yang ku maksud itu adalah lembaran tentang kamu, kamu yang sudah lama tak ku dengar lagi kabarnya. Ketika membahas tentang dirimu, satu buku dengan berjutaan halaman pun tidak cukup untuk menceritakan betapa sempurnanya kamu di mataku. Banyak harapan ku panjatkan untukmu, salah satunya agar aku dapat menemukan dirimu kembali, sudah ribuan hari aku lewatkan tanpa kehadiranmu. Dengan penuh harapan aku berharap kita dapat dipertemukan kembali.
Tutti i diritti riservati
#522
pengagumrahasia
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Kita dan waktu (Musim Ke-2)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Rasa Tanpa Kata
  • TIAP-TIAP PUNYA MASING MASING
  • RANNA
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Erlangga
  • The Bleeding Lady [completed]

menceritakan seorang gadis yang tak pernah dianggap oleh orang tua kandungnya sendiri. Namun gadis tersebut tidak pernah membenci melainkan ia selalu sayang dan mencintai mereka dengan tulus Heh...anak pembawa sial.."ucapnya "Mau apa kamu'' ucapku santai berpura pura tak peduli dengan kata-katanya "Gue benci sama Lo yang udah dapat kasih Abang iz sama bang rey sementara gue gak bisa dapat itu mending Lo mati aja deh"ucapnya sambil mendorongku hingga jatuh tersungkur "Awwss..shhh"ringisku karna tanganku terluka "Dasar lemah baru segitu aja udah kesakitan payah.."ucap salah satu dari mereka "Mau kamu apa sal? Belum puas kamu mendapatkan kasih sayang bunda sama ayah yang nggak bisa aku dapatin"ucapku dengan menatap manik matanya. bagaimana kisah selanjutnya? akankah endingnya bahagia ataupun sedih🥀. hanya author yang tauu Jan lupa baca, comment and follow yahh💙 happy reading guys:)

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti