Kisah Lama (On Going)

Kisah Lama (On Going)

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 15, 2021
"Kak Aldi tahu nggk, kadang gue iri melihat ayah dan bunda lebih sayang sama lu kak dari pada gue. Kak gue lebih baik nyerah ya, gue nggk bisa lagi menahan rasa sakit di sekujur tubuh gue. Kak tolong jaga ayah dan juga bunda. Bilang sama ayah dan bunda, gue sudah memaafkan semua rasa sakit yang mereka berikan. Setelah ini kak Aldi, ayah, dan bunda harus tetap bahagia tanpa adanya gue ya kak. G...gue sa...ya...ng ka...lian." Ucapan lirih dari Liyan adalah kalimat terakhir yang dirinya sampaikan kepada sang kakak diruangan serba putih tersebut. Nafasnya kian garis yang awalnya bergelombang, kini terlihat lurus. "Gue mohon bangunlah. Gue yakin, ayah dan bunda juga sangat menyayangi lu Liyan. Bukan hanya gue yang mereka sayang, lu juga. Jangan pernah berpikir bahwa mereka membenci diri lu Liyan. Liyan! Jangan tinggalin gue dan juga ayah bunda." Ucapan Aldiansyah begitu penuh akan sorot kesedihan dan juga penyesalan. Liyan sang adik, kini menghembuskan nafas terakhir. Bahkan, ayah dan bunda merasa berdosa telah menyakiti Liyan sang anak. Hahaha kenapa baru sekarang kalian menyesel saat dirinya kini telah tiada. . . . Bukannya gw mau merendahkan derajat orang tua melalui cerita yang gw ketik. Gw hanya terlalu prihatin dengan kelakuan orangtua yang selalu membandingkan dan bersikap kasar pada anak yang merupakan darah daging mereka sendiri. Jadi, jika kalian merasa tidak nyaman dengan cerita gw. Kalian bisa kok berhenti membaca atau bahkan menghapus cerita ini dari perpus nya kalian. Terimakasih sudah mau mampir walaupun harus berhenti di pertengahan cerita. Selamat membaca ya. . . . Hay all, silahkan mampir di cerita gw. Ini murni dari hasil pemikiran gw sendiri ya bukan dari hasil ngenjiplak cerita orang lain hehehe. Semoga kalian suka ama cerita gw. Jika ada kesamaan nama dengan pemeran cerita yang pernah kalian baca mungkin itu hanya kebetulan saja. Gw harap kalian bijak dalam membaca. Selamat membaca all, salken dari gw👋. Start: 08/12/2021 End:
All Rights Reserved
#358
maaf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • ALEYA~~
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • The Broken Wings Not Mean End Of All
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • I'm Broken (Lengkap)✓
  • Full Of Scratches
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓

Lila pikir dia akan bahagia bersama Dewa, pria yang telah di utuskan sang Ayah menjadi suaminya sebelum sang Ayah meninggal dunia. Lila masih mengingat kata kata sang Ayah bahwa Dewa lah yang akan menjaganya, yang akan selalu ada untuk Lila kapan pun itu. Namun, semuanya tidak seperti yang Ayahnya katakan. Dewa adalah pria yang tidak pernah peduli dengannya. Dewa yang selalu tak menganggap dirinya seorang istri. Seandainya Dewa mengerti dengan posisi Lila, seorang gadis yang begitu penurut namun rapuh. Seolah tak ada tujuan hidup hanya karena dirinya begitu hampa. Lila pikir Dewa yang akan menjadi tujuan hidupnya. Seseorang yang mampu membuatnya tetap semangat menjalani kenyataan. Namun, semuanya hanya semu. Lila yang merasa di sia siakan berhenti untuk berharap kepada Dewa , berhenti untuk menangisi Dewa dan menyerah untuk kisah selanjutnya. ..................... " Rasa sakit ini tak akan pernah terobati. Tetapi, walaupun kamu melukai ku hingga aku lelah. Aku tidak pernah menyesal telah mencintai mu. Aku tidak pernah menyesal mengenal mu. Aku tidak menyesal karena telah kamu sakiti. Aku telah jatuh cinta, sampai kapan pun begitu. Hingga akhir sisa nafasku, aku akan selalu mencintaimu, Mas Dewa "

More details
WpActionLinkContent Guidelines