Story cover for Rumah Retak by Petrichourl
Rumah Retak
  • WpView
    LECTURES 34,815
  • WpVote
    Votes 4,606
  • WpPart
    Chapitres 40
  • WpView
    LECTURES 34,815
  • WpVote
    Votes 4,606
  • WpPart
    Chapitres 40
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 08, 2021
Contenu pour adultes
Kalimat perceraian akhirnya tidak dapat lagi terelakan. Hubungan pernikahan yang diawali dari sebuah kejadian tragedi masa remaja nyatanya hanya membuat bayang-bayang yang menjadi bahan topik dalam keributan rumah tangga.

Anak-anak yang manis perlu mendengarkan beratus cacian dan kekerasan dalam hari-hari mereka sampai kesulitan tidur. Setidaknya mereka adalah anak kembar yang saling memiliki satu sama lain. 

Hingga akhirnya mereka juga perlu menerima bahwa dalam usia yang belum mencapai satu windu mereka sudah harus melihat keluarganya hancur tepat setelah hari ulang tahun.

Kenapa harus menjadi seperti itu?

Bukankah jika retak, mereka masih bisa memperbaikinya?

"Bunda, Senja juga anak Bunda kan? Kenapa ga diajak?!"


17+ warn. banyak konten triggers.
© Petrichourl
Tous Droits Réservés
Table des matières
Inscrivez-vous pour ajouter Rumah Retak à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Call It A Day! cover
Work Life, Love Balance cover
Menuju Seperempat Abad cover
Touchpoints cover
Colorful Under White Robes! (TERBIT)  cover
Labirin Gairah cover
REGRET MARRIAGE cover
Favorite Lecturer  cover
Half Of My Heart cover
ON THE BACK BURNER cover

Call It A Day!

26 chapitres En cours d'écriture

Yang Minar inginkan cuma satu, yaitu memiliki keluarga. Demi mengambil hati calon mertua, ia sampai rela menanggalkan karier mentereng di perusahaan KAP Big 4 dan banting setir menjadi ASN. Namun, bukannya lanjut menikah, hubungan Minar dengan pacarnya malah merenggang. Belum lagi niat merekatkan hubungan kembali harus kandas tatkala dia ditempatkan di sebuah kota kecil bernama Parepare. "Parepare itu di Jawa, kan? Yang ada Kampung Inggrisnya?" "Itu mah Pare. Parepare itu ... adanya di Sulawesi Selatan!" Sepertinya, Minar harus mencari cara untuk kembali!