Chaska & Chieko

Chaska & Chieko

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 28, 2021
[A Short Stories by Febicya] Chieko, seorang gadis biasa penyayang berat hewan terutama kucing. Gadis, bukan pemuda! Hanya namanya saja yang seperti lelaki. Tetapi, bisa dipastikan seratus persen jika dirinya adalah gadis tulen. Chaska, remaja yang pertama kali berbicara padanya saat menolong kucing terjebak di atas pohon. Tak pernah disangka, ternyata Chaska adalah seorang penyuka kucing yang tahu semuanya perihal dunia perkucingan. "Berawal dari kucing, aku si pemalu dan Chaska si dingin ternyata bisa satu frekuensi juga." Itu opini Chieko sebelum semuanya berbeda. Dalam jangka waktu hanya setahun, seluruh keadaan berubah sekejap mata. Termasuk Chaska. R 13+ Cr cover from @pinterest Start : 8 December 2021 Finish : 10 December 2021
All Rights Reserved
#362
sesak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why you Comeback
  • 𝐑𝐀𝐂𝐇𝐄 ( 𝐄𝐍𝐃 )
  • Life Story ✔️ | END
  • AKASYA
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • CHACA (ENDING)
  • SCARY || TREASURE
  • The Journey
  • MELVIANO (selesai)✔
  • Sweetheart in Your Ear [SUDAH TERBIT]

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines