BUMI VARSKA

BUMI VARSKA

  • WpView
    Reads 262
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 13, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
-ketika tangisanmu membuatku terbunuh Alvarska, Alvarska sayang Bumi. Aku gak mau kamu jauh dari aku, Bumi. Walaupun kamu gak sayang sama aku, ya aku akan paksa kamu buat sayang sama aku.. Kamu itu seperti bunda keduaku dan aku suka itu bumi, aku bisa melihat dengan jelas bahwa kamu adalah yang paling kuat di seluruh duniaku. "AKU MAU KITA PUTUS!!" "GAK!" "IYA!" "TIDAK MAU!!, Bumi sayangggg kita itu layaknya partikel dalam sebuah atom, terikat bersama oleh kekuatan yang kuat." "Jadi kalau kamu mau putus aku nya gak bakal mau, aku bakal buktiin itu tidak akan pernah bisa terlepas dari kekuatan cinta aku ke kamu. CAMKANN ITU!!" ### [SEBELUM MEMBACA BUDAYAKAN MEMFOLLOW] Bijaklah dalam membaca!! cerita ini sangat murni dari pikiran saya tidak ada unsur menjiplak ataupun memplagiatkan. Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, kejadian dan hal lainnya. Unsur semua pict berasal dari pinterest/Instagram. teenfiction by : firasafira_np Start: 08, Desember - 2021
All Rights Reserved
#817
gombal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • [END] Blind Rainbow
  • Fanny (SELESAI)
  • Another Soul Elana {End}
  • ELGAMA
  • Alca || Selesai
  • Airka: My Queen Bullying
  • My Bad Boy
  • Eskamel

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines