Reason to stay

Reason to stay

  • WpView
    LECTURAS 39
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 26, 2015
Tentu saja setiap manusia punya alasan kenapa mereka memilih untuk tetap bertahan hidup, begitu pula Alice, ia tak tau apa alasannya tetap bertahan hidup, demi mencuri secuil perhatian kedua orang tuanya pada Alex kah? demi jadi siswa berprestasi kah? atau demi memenuhi buku catatan pelanggaran tata krama setiap sekolah yang pernah jadi sekolahnya? Alice hanya yakin pada satu hal... tak lain tak bukan alasannya tetap hidup adalah demi mencari alasan ia bertahan hidup. Alasannya adalah untuk mencari alasanitu sendiri, tentu terdengar bodoh dan membingungkan, namun tidak untuk Alice, ia yakin ia takkan berakhir seperti anjing atau kucing yang mengejar ekor mereka sendiri, ia yakin ia takkan lelah dan terus berputar di satu titik, ia yakin kelak apa yang ia cari akan ia temukan dan kejelasan dari hidupnya pasti mampu memberinya kebahagiaan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Dunia Alana
  • You're The Reason [Slow Update]
  • RIAN OR LIAN
  • Mengulang waktu
  • I'm a Drama‼️
  • DIA FIGURAN

[FOLLOW SEBELUM BACA] CERITA ORIGINAL HANYA ADA DI AKUN : moonskyther, selain itu berarti PLAGIAT. BLURB : Kehidupan selalu memiliki misterinya sendiri, dengan rasa sakit atau dengan rasa bahagia ia menciptakan segelintir karakter manusia. Beberapa manusia mungkin dapat berdamai dengan hidupnya, dengan masa lalunya yang kelam, melanjutkan aktivitas hidup seperti biasa. Namun, itu tidak berlaku untuk manusia yang hidupnya telah tragis bahkan sejak ia masih kecil. Rasanya, hidup bagai badai yang selalu mencekamnya. Ia masih hidup, namun jiwanya telah lama mati. Ia masih berenang, namun jauh di dalam dasar sana ia telah lama tenggelam. Manusia tidak pernah sembuh perihal luka dan trauma. Mereka selamat dari kecelakaan, namun telah sepenuhnya cacat seumur hidup. Tapi sekali lagi, dunia terlalu jahat untuk manusia menjadi lemah. Dunia terlalu jahat untuk manusia yang tidak sedikitpun mempunyai alasan untuk tertawa ditengah telah berdarah-darah hidupnya. Alasan-alasan kecil untuk tetap bertahan hidup, bagai sebuah pondasi untuk pertahanan diri. Semua orang memiliki alasan bertahan hidup yang berbeda, untuk sekedar selalu menikmati segelas es kopi di pagi hari, atau untuk sekedar dapat berkunjung ke tempat yang ingin dinikmati. Hal itu yang selalu terlintas dalam benak seorang Aryan, dengan mimpinya yang selalu ingin melihat indahnya hamparan air danau Como. "Setidaknya sekali dalam hidup, aku ingin membawa diriku, aku ingin memuja mataku untuk melihat keindahan danau Como, itu inginku setidaknya sebelum aku melebur menjadi tanah." - Aryan Bagaskara Adhiwijaya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido