Aelena De Reozata

Aelena De Reozata

  • WpView
    LECTURES 271
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mars 17, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Anak kecil itu meringkuk ketakutan di tengah kamar yang gelap. Matanya bergetar ketika melihat tubuh wanita yang melahirkannya itu ditusuk oleh pisau tajam dikeheningan malam. Dirinya tidak bisa melakukan apapun, entah mengapa badanya tidak bisa digerakkan. Sret! Akhh! "Riwayatmu berhenti sampai sini Yang Mulia Permaisuri" ucapnya kemudian menoleh tepat dimana anak kecil itu berada. "Sayang sekali puteri, ibunda mu sudah tidak ada" ucapnya lagi sembari bergegas pergi meninggalkan ibundanya yang tergeletak dengan pisau di dadanya. "Ibundaa", Ia merangkak mendekat, dengan perlahan menyentuh pisau di dada ibunya sembari terisak. Mata Ibundanya sudah terpejam erat. BRAK!! "YANG MULIA!"
Tous Droits Réservés
#639
putri
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Queen of Emperor [OPEN P.O]
  • Weapon Of Revenge (END)
  • Roos
  • A Life Not Meant to Be
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • TAMAT -  CHAO XING (朝兴)
  • Sang Putri
  • The Cursed Rose of Edevane [End]
  • I'm More Than Just A Princess

[SEBAGIAN PART DIHAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN] Note: Bukan Novel Terjemahan "Aku dengar danau ini cukup dalam. Jadi ku pikir lebih baik membuktikannya." Saat ucapan itu usai dengan senyum licik Ailin dan kedua sepupunya yang lain mendorong tubuhnya hingga ia tercebur ke danau. Meilan tahu dirinya pandai berenang, ia juga masih bisa melihat daratan yang begitu dekat dengannya. Tetapi kakinya tak bisa bergerak, kakinya terasa kram. Ia sudah meminta tolong tapi ketiga sepupunya malah hanya tertawa tanpa ada niat sedikitpun untuk menolongnya. Jika begini Meilan yakin ia bisa mati. Hingga semuanya gelap. Meilan terbatuk begitu keras hingga dirinya terbangun dan membuka mata. Saat disentuh sudut bibirnya, terdapat darah. Dengan terkejut ia mengusap mulutnya yang ternyata memuntahkan darah. Pintu terbuka dan ia menemukan seorang gadis muda tersenyum padanya. Sepertinya gadis ini seusia dengannya, tapi melihat baju yang dipakai gadis ini membuatnya mengernyitkan kening. Ia merasa ada yang aneh dengan semua ini. Segera matanya menyisir sekitaran, barang antik terpajang rapi dan ruangan ini terlihat indah seperti kamar seorang putri sebuah kerajaan zaman dulu. Ia pun terfokus pada apa yang dipakainya, ini bukan pakaian yang terakhir kali dikenakan. Ini pakaian orang lain tapi indah dan terkesan aneh. Ia biasa melihat baju semacam ini di drama kolosal. Ia jadi semakin bingung sekarang. "Putri, air mandi Anda sudah siap." Lapor gadis yang masih berdiri didepannya itu. Meilan tak paham situsi ini. Sungguh! Saat dirinya ingin bangkit dari duduk nya yang tiba-tiba tadi dengan dibantu gadis yang tak ia tahu namanya itu, kepalanya berdenyut sakit. Sekelebat ingatan muncul dalam otaknya. Si pemilik tubuh ini. Hingga Meilan tahu bahwa dirinya adalah seorang putri dari kerajaan kuno. Mature Content 21+ #1 Fantasy 16 Oktober 2020 #2 HistoricalFiction 15 Desember 2020

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu