Alvino Dewantara

Alvino Dewantara

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"gua tau lo emang friendly, tapi lo juga gak bisa egois gini dong Lan," ujar Ratu "iya, terus..." ujar Alan "gua gak pernah ngelarang lo buat baik sama semua orang. Terutama sama cewek, yang lo selalu berdalih cewek itu harus di jagain dan di baikin. Tapi lo juga gak bisa egois, Lan! gua ini pacar lo. Lo tuh harus bisa bedain, baik antara ke pacar, temen, sodara dan yang lainnya. Kalo terus-terusan kaya gini, terus di mana letak istimewa nya gua? gua spesial gak sih sebenernya buat lo? penting gak sih gua di hidup lo?" tanya Ratu "lo ragu sama gua, Tu?" tanya Alan "gua gak akan ragu kalo sikap lo gak kaya gini terus, Lan!" ujar Ratu ***** "gua gak suka sama orang yang jahat kaya lo, Khayra! Khayla itu sodara lo, terus kenapa lo cemburu sama dia?" tanya Alvino "sikap lo ke dia itu gak sewajarnya, Alvino! kurang sabar apa gua selama ini? lagian emangnya gua ngapain dia, sampe lo bisa ngatain gua jahat?" tanya Khayra Alvino pun langsung diam mematung mendengar ucapan Khayra. Apa benar jika sikapnya selama ini salah? **** "bangun Ra.... kita semua sayang sama lo, lo gak pernah sendiri. Ada kita di sini buat lo Ra..." **** "gimana Dok keadaan dia?" "Maaf, kami selaku tim medis sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, takdir berkehendak lain. Dia tidak bisa kami selamatkan," "Raaaa........"
All Rights Reserved
#70
novelroman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • East sky first love
  • ALFIAN BAGASKARA
  • Berakhir Ikhlas [vakum]
  • Couple Goals [Completed]
  •  ALZERA (On Going)
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • Stay (Away)
  • KISAH KITA (END)
  • BRINCA

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines