VIONALA
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 9, 2021
𝚒𝚓𝚒𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚖𝚞, 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 -𝙰𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊 𝚝𝚎𝚖𝚊𝚗𝚒 𝚊𝚔𝚞, 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚜𝚊 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚔𝚞 -𝚅𝚒𝚘𝚗𝚊 --- "Al, pelangi itu indah, ya?" "Ya. Tapi tidak seindah hidup gue, ketika lo datang." --- "Bisa anterin ke bandara?" "Punya hp, kan? Pake!" --- 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚜𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛. 𝚔𝚊𝚕𝚊𝚞 𝚍𝚒𝚊𝚠𝚊𝚕, 𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚏𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗. "𝙱𝚞𝚔𝚞 𝚒𝚗𝚒, 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚋𝚊𝚌𝚊 𝚘𝚕𝚎𝚑𝚖𝚞. 𝚔𝚊𝚛𝚗𝚊 𝚔𝚊𝚖𝚞, 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚐𝚒𝚑." ⚠Awal mula aku berseluncur, membuat karya di aplikasi ini. bila ada kesamaan atau sebagainya, itu murni KETIDAK SENGAJAAN.⚠ Harap menghargai, sebelum membaca! 𝙸𝙽𝚂𝚃𝙰𝙶𝚁𝙰𝙼 : @enggalmaisa
All Rights Reserved
#137
fisikremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • dimana janji tersebut
  • Let Me Love You Longer
  • ALSTARAN [END]
  • Sheina (Terbit)
  • My Sweet Polar Husband [End]
  • Hope [COMPLETED]✔
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Painful By Accident (Completed)
  • REGRET [END]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines