Can't Go Out

Can't Go Out

  • WpView
    Reads 1,134
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 19, 2015
Brenda, gadis manja yang selalu menghindari masalah dan tidak menerima kenyataan. Ia terus berlari, berusaha meninggalkan semua kenyataan yang begitu pahit untuknya. Sesekali ia berharap bahwa ini adalah mimpi buruk dan saat ia bangun nanti,.. kehidupan indah akan menyambutnya. Tapi itu hanya harapan belaka, saat ia bangun. Kehidupan nyatanya yang menyambut membuat ia tidak bisa lagi berlari dan hanya menangis dalam diam. Saat seseorang berhasil membuatnya bangkit dan membuka topeng yang selalu dipakainya. Orang itu juga yang menjerumuskannya dalam kepahitan yang lebih dalam dan membuatnya ingin mengakhiri hidup yang tak berarti sama sekali. Dia tetap kekeh untuk menghindar dari kenyataan, itu semakin membuatnya sakit dan tak pernah tau akan kebenaran yang akan memberinya kebahagiaan... Sampai kapan Brenda akan seperti ini? Akankah ia berubah? Muncul banyak pertanyaan yang entah kapan akan terjawab.
All Rights Reserved
#32
spoiled
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • Bound Dreams
  • ALEYA~~
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Behind The Smile
  • We're with You
  • Kara: I Left God at The Door
  • DEAR MY GREAT MAN
  • Raga Kecil

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines