isi hati
  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 6, 2022
Di daun yang ikut mengalir lembut Terbawa sungai ke ujung mata Dan aku mulai takut terbawa cinta Menghirup rindu yang sesakkan dada Jalanku hampa dan kusentuh dia Terasa hangat, oh, di dalam hati Kupegang erat dan kuhalangi waktu Tak urung jua kulihatnya pergi Tak pernah kuragu dan s'lalu kuingat Kerlingan matamu dan sentuhan hangat Ku saat itu takut mencari makna Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada Kau datang dan pergi, oh, begitu saja Semua kut'rima apa adanya Mata terpejam dan hati menggumam Di ruang rindu kita bertemu Uh-uh-uh, uh-uh Uh-uh, uh-uh-uh Kau datang dan pergi, oh, begitu saja Semua kut'rima apa adanya Mata terpejam dan hati menggumam Di ruang rindu kita bertemu Bertemu Hu-uh-uh
All Rights Reserved
#487
lagu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Eccedentesiast
  • -YOU-
  • • KECEWA ~
  • My Twin is My Lover
  • Light After Darkness  {OHMNANON}

Sehelai daun jatuh terkulai Meninggalkan pohon penopangnya Menyendirikan buah temannya Juga menjauhkan hatinya Tanah yang kini pijakannya hanya diam Seolah menunggu Tuhan memerintahnya Merbiarkan sanga daun sendirian Tanpa belas kasihan Pohon yang ditinggalkan tetap bertahan Meski bagian dari dirinya telah hilang Namun ia tetap menjalani hidup Dengan hati bimbang Jiwa yang selalu merindukan Daun kecil yang jatuh dari dekapan Sungguh malang nasib mereka 2 makhluk yang dipisahkan Namun tetap hidup Meski belenggu siksa menimbun tawa Inilah cerita tentang daun yang berjuang hidup Diatas tanah yang terus diam Dan pohon yang tetap berkembang Tanpa sehelai daun kecil yang menemani Bagaimana mereka bisa menjalani hidup? Bagaimana mereka bisa tetap bernafas? Disaat mereka tak mampu meraih tangan satu sama lain? Disaat mereka tak mampu melihat senyum satu sama lain? Entahlah, Namun percayalah, ketika perpisahan menerjang mereka Dan Tuhan menurunkan cinta, Tidak ada yang tidak mungkin terjadi Dalam dua hati yang saling mencintai

More details
WpActionLinkContent Guidelines