05-05 | SERI |

05-05 | SERI |

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 4, 2022
Bercerita tentang Zayn dan Reynaldi yang memiliki kebiasaan untuk saling membuat kesal satu diantara yang lain. Kebiasaan mereka tersebut kemudian dijadikan sebagai ajang permainan. Siapa yang bisa membuat keduanya kesal paling banyak akan di traktir. Pemenang akan diputuskan saat matahari tenggelam. __ "2-1. Aku yang menang." __ "4-1. Payah." __ "Kau yang payah. 3-4 bangsat!" __ "Zayn.. mataharinya." "Tenggelam." "Skor akhir..." "05-05" ""Seri"" __ Akhir bukan berarti tamat. Orang yang sehat bukan berarti tak sakit. Apa yang kau tahu, sebenernya kau tidak tahu. - Athirah Alfaidza
All Rights Reserved
#533
rasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • 🧸 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗙𝗿𝗶𝗲𝗻𝗱𝘀 🧸
  • Ketika Aku Mencari Cinta
  • between whom?
  • You Made Me Change [TERBIT]
  • With You 나는 행복하다
  • Senja yang Terlewatkan
  • Destiny [COMPLETED]

⚠️ follow sebelum baca⚠️ ⚠️No plagiat⚠️ Apakah ada seorang pria yang rela menunggu kepergian istrinya selama dua bulan, tanpa tahu pasti di mana keberadaannya, tanpa henti mencarinya meski hanya bayangnya yang tersisa? Tentu saja ada... Dia adalah Aidan Zayn Alfarizi seorang pemuda laki-laki yang tidak hanya mencintai dengan hati, tapi juga dengan ketulusan yang berlandaskan iman. Cintanya bukan cinta biasa. Ia mencintai dalam diam, dalam sabar, dan dalam doa yang tak pernah putus. "Cinta saya kepadanya, tak ada yang tahu seberapa dalam dan besarnya, kecuali lillahi ta'ala." ~Aidan Zayn Alfarizi~ ♡♡ "Itu adalah bukti dari saya. Al-Qur'an itu adalah Al-Qur'an yang pernah menemani perjuangan saya dalam menghafalnya. Saya memberikannya kepadamu sebagai bukti bahwa saya mencintaimu karena Allah. Saya ingin Al-Qur'an ini tidak hanya membawa keberkahan untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk wanita yang kucintai. Dan sekarang, giliranmu, gunakanlah Al-Qur'an itu untuk menemanimu dalam perjuangan menghafalnya." Kata-kata itu tak sekadar janji. Tapi juga adalah bukti bahwa cinta sejati yang membawa menuju kebaikan, bukan sekadar romansa kosong. Namun takdir berkata lain. Cinta mereka diuji. Layla Zahra Al-Farah, wanita yang dicintai Aidan, sekaligus istrinya, menghilang. Selama dua bulan, Aidan terus mencarinya. Ia tak pernah berhenti berharap, meski yang lain menyuruhnya menyerah. Akan tetapi Ia percaya, cinta yang ditanam karena Allah tak akan tumbuh sia-sia. Apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali? Ataukah mereka harus merelakan cinta itu terkubur oleh waktu? 📖 Yuk, ikuti kisah Aidan dan Layla. Kisah tentang rindu yang tak terucap, kehilangan, dan cinta yang menuntun menuju Allah. 💗 Jangan lupa vote dan komen ya! Dukungan kalian sangat berarti untuk kelanjutan cerita ini. Jangan jadi pembaca gelap, karena satu dukungan kecil dari kalian bisa menjadi cahaya bes

More details
WpActionLinkContent Guidelines