Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
MY Silverqueen

MY Silverqueen

  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé mer., mars 2, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dania putri Sabrina gadis cantik dengan kepribadian bad dengan segala tingkah laku seperti seorang lelaki,membuat para guru,bahkan orang tuanya saja dibuat kesal olehnya. Daniel Andrea cowok famous, sekaligus most wanted ini mempunyai perilaku yang sangat sopan,ia juga ketua osia disekolah nya.banyak yang mengincar daniel namun hati lelaki itu sangat beku untuk diajak bercinta. Daniel dan dania adalah sahabat sejak kecil, jadi tak heran jika kedua human berbeda jenis itu sangat dekat, bahkan semua orang menyangka bahwa mereka ada hubungan special karna kedekatannya begitu membuat mereka semua iri. Tapi dibalik semua itu dania dan daniel dekat hanya karna sebuah hukuman saja lebih dari itu mereka tidak dekat walaupun mereka berteman sejak kecil.mungkin dulu dania dan daniel memang teman baik.tapi sekarang tidak bahkan mereka seperti musuhan,ya tepatnya hanya dania yang tak menyukai daniel karna lelaki itu selalu menegurnya dan memberi hukuman jika gadis itu telat datang kesekolah atau tidak menuruti tata tertib. "Jangan bikin onar gue capek ngadepin lo!,"ucap daniel menatap dania tajam, namun dania malah memalingkan wajah dan pura-pura tuli. "Dania lo denger gak sih?,"tanya daniel sudah muak dengan Dania. "Gak.puas lo?,denger ya Daniel,gue gak pernah minta lo ngurusin hidup gue,lo sendiri kan yang suka kasih hukuman buat gue?, makannya kalo nggak sanggup ngadepin gue itu cukup lo lengseran aja dari jabatan osis lo kelarkan?"ucap dania dengan nada menantang membuat daniel diam tak berkutik. "Gue saranin kalo lo capek,mending lo berhenti jadi babu sekolah,dan satu lagi,bakar almet kebanggaan lo setelah lo lengseran dari jabatan lo itu."setelah mengatakan itu dania langsung pergi dari hadapan Daniel. ⚠️DILARANG KERAS UNTUK PLAGIAT CERITA INI! 🚹DOSA DITANGGUNG SENDIRI! 🚫JANGAN BAPERRRRR! ➡️ UPDATE SESUAI MOOD
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • GHAVARI
  • Davidson || END
  • To Choose an Enemy (End)
  • I'M IN DANGER BECAUSE OF YOU [COMPLETE]
  • Clara si anak Berdarah Biru Kaya Raya Pembela Keadilan
  • Dino and Dina [COMPLETED]✓
  • DAKSA [END]
  • Not Baperan [END]
  • Raden
  • BAD GIRL VS KETUA OSIS✓
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu