I'm (Not) Broken

I'm (Not) Broken

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Dia manis kan?" ujar Keisha. Matanya menerawang kedepan, menatap lurus ke arah Indira yang asik tertawa bersama teman-temannya. Dicky diam. Menoleh sekilas ke arah gadisnya. "Iya, dia manis. Tapi kamu lebih manis." Keisha tersenyum. Berpikir, apa Dicky benar-benar tidak ingin cerita? Tentang sebuah perbedaan yang menjadi dinding di antara mereka dua. Indira itu cantik, jika Dicky memang suka kenapa tidak beritahu langsung? Keisha menghela napas nya. Benar. Mungkin Dicky dan Indira masih hanya sebatas teman. Dia tidak boleh berburuk sangka. Apalagi, hanya karena melihat Dicky mencium kening Indira semalam. Itu kan hal biasa dalam sebuah pertemanan. Pertemanan sehidup semati maksudnya. "Kalian cocok. Dia manis dan kamu ganteng," ucap Keisha lagi. Dicky tidak berkata lebih. Dia hanya diam. Sadar bahwa Keisha masih sakit hati melihat dirinya mencium Indira semalam. ________ Saya tidak ingin terluka sendirian, jadi saya mengajak kalian juga. -Keisha Asyyahrani.
All Rights Reserved
#145
ramaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • this is me
  • My Protective Brothers
  • Cewek Cuek [Completed]
  • BAD LIAR (Completed)
  • ARTAN
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • AZGLAIR
  • Not Always Alone (Sudah Terbit)
  • Friendzone

"Tasya. Kamu mau kan jadi pacarku?" Degg.. "Astaga! Keysa. Kamu kuat, jangan ngerusak semuanya. Dia sahabat kamu. Tahan! Ga boleh nangis!" Ucap Keysa dalam hatinya. Ia sedang berusaha menahan air matanya agar tidak turun. Keysa berlari menghindari kerumunan itu. Kerumunan dimana Alvaro sedang menyatakan perasaannya kepada Tasya, sahabat Keysa. "Hai, Key!" sapa Ardy yang tiba-tiba muncul dibelakang Keysa. Secepat mungkin Keysa menghapus air matanya yang sempat jatuh. Keysa tidak ingin ada yang mengetahui jika saat ini ia sedang menangis. Keysa membalas sapaan Ardy hanya dengan senyuman. Senyuman palsu! "Eh, Key habis nangis ya?" tanya Ardy khawatir yang melihat mata Keysa sedikit sembab. "Ah. Enggak, Dy. Kelilipan kayaknya. Btw, Lo ngapain disini?" ucap Aletha mengelak. "Gapapa sih. Abisnya disana lagi ada yang seru malah menyendiri disini. Itu Tasya, sahabat lo ditembak sama Varo. Lo kok malah disini sih?" "Hah? Gue malah baru tau. Gimana Tasya terima? Wah bakal ada pasangan baru nih" *** Aletha Keysa! sudah beranjak dewasa. Ia sudah kelas sembilan. Sudah banyak perubahan, namun tidak dengan... *** Apa hayo? yang penasaran langsung baca aja. Maaf kalo g bagus. Jangan dihujat. Oke? Selamat membaca guys!

More details
WpActionLinkContent Guidelines