Aku Bahagia (?) || On Going

Aku Bahagia (?) || On Going

  • WpView
    Reads 464
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang perempuan dengan segala keceriaannya. Namun, apakah dia benar-benar bahagia? "Apakah suatu saat aku bisa bahagia? Atau aku memang ditakdirkan untuk selalu menerima luka?" ーShandra Queena Aditama [Mohon maaf jika ada kesalahan dalam cerita kami dan terdapat kata-kata yang kurang meng-enakan untuk dibaca.] ーDya, Ita, Aish
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • ALEYA~~
  • Teach Me [Hiatus]
  • Waktu?
  • Painful By Accident (Completed)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • FRIENDzone (Completed)
  • DENNIES
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines