We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Amigdala

Amigdala

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 19, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Bang, kayanya bagian amigdala gue rusak deh" Ucapku memecah keheningan di antara kita berdua. Dia berhenti mengusap pergelangan tanganku yang dibalut perban, tangannya berusaha menggapai cokelat di meja samping tempat tidurku, menyibukkan dirinya dengan kemasan cokelat seolah ucapanku memang tidak perlu untuk ditanggapi. Setelah hening beberapa saat, dia menatapku masih dengan cokelat di mulutnya, "Interesting. Kenapa bisa mikir gitu?" Aku menatapnya, mengusap rahangnya yang ditumbuhi beberapa rambut halus membuatnya memejamkan mata, "Gue ga takut sama apapun" "I see. Pantes ga takut mati,"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • Yesterday Lies
  • VALOROUS
  • Kita Sembuh Bareng?
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • BAIT TERLUKA
  • BLACK LIFE✓
  • Impossible Wish

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines