Imperfect

Imperfect

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 26, 2024
"kamu kan seorang kakak, harusnya kamu mengalah untuk adik-adikmu. Nanti suatu saat nanti, yang bisa menolong kamu cuma adik-adik kamu bukan orang lain" Perkataan yang teramat sering terdengar di telingaku setiap kali aku mencoba egois. Sabar yang terus ku usahakan sampai rasanya lelah sekali. Terus menerus menjadi yang terakhir. Tugasku mengutamakan para adik-adik dan orang tuaku sampai lupa bagaimana caranya menyenangkan diri. Bersuara pun tidak penting. Yang terpenting dalam hidupku yang selalu diajarkan ibuku adalah senyum para adik-adikku yang manis. Ini tentangku, salsa Arista widya kakak tertua yang menjadi tempat para adik-adikku bersandar. "Sekarang dan selamanya kamu akan menjadi kakak"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Alisa's Story
  • Another Pain (END) ✔
  • Matahari Kecil
  • DANADYAKSA
  • RAVENDRA
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Eliinaa
  • A R S E A N A

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines