REYGA [REVISI]

REYGA [REVISI]

  • WpView
    Reads 15,753
  • WpVote
    Votes 3,155
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 3, 2025
Kesalahan Reyga adalah bencana, awal kehancuran dari semua episode. Sebuah tragedi yang menewaskan bunda Yumna dan Naraya Anatha, keluarga dari sahabatnya--- Kanaya, serta kekasih dari kakaknya sendiri, Gilang Stanley Ganendra. Reyga Manuel Ganendra. Kapten basket yang karismatik, tapi hidupnya penuh retakan. Satu kecelakaan yang merubah banyak hal, membuat kakaknya berubah total, menjadi asing, memandang Reyga penuh kebencian, semua orang mengira itu sepenuhnya kecerobohan Rey, padahal ada sesuatu yang tak pernah terungkap di balik malam itu. Bagi Gilang, Reyga bukan sekadar adik, melainkan pembunuh, karena Rey adalah alasan kenapa Naraya Anatha tak lagi bernafas. Kemarahan itu mengakar, tumbuh menjadi jarak yang tak lagi bisa dijembatani oleh darah yang sama. Setiap kali menatap Rey, bayangan luka itu selalu mengoyak pikiran Gilang. Gilang memilih membenci, karena membenci lebih mudah daripada mengingat bahwa mereka pernah tertawa bersama. Di tengah rasa bersalah yang tak kunjung pudar, Reyga menemukan setidaknya tempat ia masih bisa bernafas, adalah Kanaya, gadis yang kini meyakinkannya untuk bangkit. Kanaya yang kini tulus berdamai atas luka itu, meski sempat menghilang beberapa tahun perihal insiden tersebut, kini ia sudah kembali ke Jakarta dengan hati yang lebih kuat, luka kehilangan bunda dan kakaknya membuatnya memahami betapa berharganya kesempatan kedua. Kanaya tidak mau kalau seandainya dia harus kehilangan Reyga juga. purely from my own thoughts✔️ writer: Wilda armetta.
All Rights Reserved
#321
winteraespa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • BROKEN HEART [END]
  • Antara Nada dan Lensa
  • Annaya (SUDAH TERBIT)
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • RETAK [Sudah Terbit]✓

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines