Memory Loss, Sisilia

Memory Loss, Sisilia

  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, apr 16, 2022
Story *5 by Airis Yulia Untuk diriku Maaf karena raga membawamu pada kesedihan, maaf karena raga membiarkanmu tidak memiliki harga diri, maaf karena raga ini selalu bertemu dengan kegagalan lagi dan lagi. Tidak semua orang memiliki hal yang sama, baik ketika ia memberikan sesuatu, ataupun diberikan sesuatu. Raga membawamu pada ruang hampa yang semua awal yang bahagia akan berakhir semu. Ketika kamu dicintai, selalu ada yang dikorbankan pada akhirnya, harga dirimu, egomu, kamu tidak akan bisa seperti perempuan lain ketika ingin dicintai. Ketika kamu melakukan sesuatu, tidak ada tolelir untuk setiap kesalahan yang ada. Maaf karena raga telah membawamu pada kegagalan tak berujung yang hanya bisa selesai ketika akhir napas di dunia ini berhasil kamu temui.
Tutti i diritti riservati
#69
hilangingatan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • My Sweet Lσ‎‎ve
  • Hidden love At School
  • DEAF TO BLIND
  • MELLIFLUOUS
  • Rannia√
  • The Chance
  • Antara [ON GOING]
  • ALONENESS
  • Finding a Soulmate

"Lea" panggil seseorang. Lea memberhentikan langkahnya sejenak, sebelum membalikkan badan untuk melihat orang yang memanggilnya. Terlihat seorang pria dengan tas ransel digendongannya sedang menatap Lea sambil tersenyum. Jujur Lea sebenarnya baru kenal dengannya, praktek di tempat yang sama membuat mereka akan sering bertemu nantinya. Pria itu berjalan menghampirinya "Kamu mau pulang?" tanyanya setelah sampai di hadapan Lea. "Iya, jam kerja aku udah selesai" ujar Lea. Lea melirik sekilas padanya yang mengangguk-anggukan kepala, sebelum kemudian kembali melanjutkan langkah. "Eh, Lea tunggu" cegat pria itu. "Aku pengen ngomong sesuatu sama kamu" lanjutnya dengan sungguh-sungguh. Lea memberhentikan langkah, kembali menatapnya. Mata keduanya saling bersitatap. Sebelah alis Lea terangkat bingung dengan apa yang ingin diucapkan pria dihadapannya. "Apa?" tanya Lea dengan penasaran. "Aku suka kamu Lea. Dari awal pas kita ketemu dibasemant hotel, a-a aku udah tertarik sama kamu" "Eh.........?" "Lea itu pacar saya" sahut pria lain yang mengalihkan perhatian keduanya. Yang penasaran jawaban yang akan diberikan Lea dan siapa pria yang tiba-tiba mengaku sebagai pacar Lea.👉Baca saja ^-^

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti