Bentara
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 13, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Bentara Biandari Putri selalu memaknai kesendirian sebagai simbol kemerdekaan. Perempuan 21 tahun itu berusaha membangun tembok setinggi mungkin demi melindungi dirinya dari peluang hal menyakitkan yang mungkin ia terima. Siapa sangka, pertemuan singkatnya dengan seorang pria yang jauh dari jangkauannya menghantarkan Tara ke hal yang paling ia takuti. Tara hanya berdalih bahwa terkadang beberapa hal harus dijalani, namun akankah Ia bisa menerima patah hati-nya kembali? Atau sanggupkah Tara harus melalui fase ini untuk melangkah lebih jauh lagi?
All Rights Reserved
#212
office
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heartlessly (TAMAT)
  • Pesawat Kertas
  • Abnormal-Blow: Hello Kiddo
  • Langit Tak Berharap Bintang Hadir Malam Ini ( Tara Bagas) TAMAT
  • Lover's Style (Bahasa Indonesia)
  • My Chiko
  • Gravitasi Ara
  • MENDEKAP RINDU
  • Antara Jarum Dan Peluru
  • Marrying the Young Master

#234 in chicklit (21 Juli 2018) #399 in chicklit (23 maret 2018) #317 dalam Masa SMA (11 mei 2018) "Katanya, kesempatan kedua itu ada. Namun aku tak pernah benar-benar mendapatkan hal itu." -- Naira Anjani. "Aku pernah mendapatkan kesempatan kedua, namun masih adakah kesempatan lain untukku?" Raffadika Wijaya kusuma. 》》》》》 JAKARTA-BANDUNG. Bagi Naira anjani, gadis cantik bermata indah, Jakarta adalah kota masa lalu yang penuh luka. Sedangkan Bandung adalah pendewasaanya. Ia lebih memilih untuk tinggal di Bandung setelah apa yang terjadj pada dirinya saat ia tinggal di Jakarta. Saat ia harus terluka karena sebuah pengkhianatan. Namun semua masalah tak berhenti ketika ia pindah ke Bandung. Masalah semakin bertambah komplek ketika ia mulai bertemu kembali dengan laki-laki yang menjadi alasannya untuk pindah. Lebih dari itu, ia takut kejadian masa lalu akan terulang kembali. Untuk selanjutnya, Naira hanya membiarkan semuanya mengalir seperti air yang bermuara ke laut. Namun sayang, karang selalu menghadangnya. Membuat Naira harus menabrak karang itu hingga akhirnya ia terluka. Dan pada saat itu juga ia ingin mengakhiri semuanya. Happy reading....

More details
WpActionLinkContent Guidelines